Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Yunani Bangkrut, Wall Street Anjlok Hingga 2%

Traders work on the floor of the New York Stock Exchange shortly before the closing bell on the worst day for the market this year

Rifan Financindo Berjangka -Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) anjlok pada perdagangan Senin awal pekan. Indeks S&P 500 dan Dow Jones turun ke tingkat terendahnya sejak Oktober 2014. Ini didorong oleh ketakutan dampak dari bangkrutnya Yunani.

Pada 30 Juni 2015 ini, Yunani harus membayar utang jatuh temponya kepada International Monetary Fund (IMF) sebanyak 1,6 miliar euro (US$ 1,8 miliar) sekitar Rp 22 triliun. Namun negara ini tidak punya uang. Kreditur di Eropa dan IMF menawarkan utang baru dengan syarat, namun tidak disepakati oleh pemerintah Yunani.

Bank sentral Eropa membekukan suntikan dana kepada perbankan di Yunani. Sementara di Yunani, bank-bank dikabarkan akan tutup dalam sepekan, untuk menghindari krisis karena penarikan dana besar-besaran.

Tak hanya Yunani, Puerto Rico juga sedang dalam masalah utang sebesar US$ 73 miliar. Sementara pasar modal di China juga terus turun. Ini semua menjadi sentimen negatif di pasar saham.

“Tidak ada investor yang mau masuk pasar dan membeli saham, dengan melihat situasi yang terjadi. Apakah pasar bisa naik lagi besok? Itu memerlukan banyak berita bagus dari Yunani,” kata Analis, Michael James dilansir dari Reuters, Selasa (30/6/2015).

Meski dampak krisis Yunani ke perusahaan AS kecil, namun investor mengkhawatirkan dampaknya di Eropa yang pasti terkena imbas krisis ini. Kabarnya, Yunani akan dikeluarkan dari Uni Eropa.

Indeks Dow Jones turun 350,33 poin (1,95%) ke 17.596,35. Sementara S&P 500 turun 43,85 poin (2,09%) ke 2.057,64. Indeks Nasdaq turun 122,04 poin (2,4%) ke 4.958,47.

Ada 7,3 miliar lembar saham yang ditransaksikan, di atas rata-rata harian sebanyak 6,3 miliar lembar saham.

(dnl/dnl)