Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Premier League 2016/2017 | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifan Financindo – Semarang,?Sekitar 24 jam lagi Premier League 2016/2017 dimulai. Di tengah gegap gempita datangnya banyak pelatih top dan pemain mahal ke Inggris, kompetisi itu punya hal-hal baru yang mungkin Anda belum tahu.

Sabtu (13/8/2016) pukul 18:30 WIB besok, laga pertama Liga Inggris musim 2016/2017 akan dilangsungkan. Juara bertahan Leicester City akan mengawali perjuangannya dengan bertamu ke Hull City. Masih di pekan pertama, big match sudah tersaji saat Arsenal dan Liverpool harus berhadapan di Emirates Stadium.

Setelah kejutan dibuat Leicester tahun lalu, antusiasme besar muncul di dalam diri banyak penggila Liga Inggris jelang dimulainya musim baru ini. Kedatangan pelatih-pelatih terbaik dunia jadi penyebabnya, itu belum termasuk transfer-transfer sangat mahal yang dilakukan Manchester United dkk.

Dua hal tersebut seakan jaminan bahwa Premier League bakan kian memikat sebagai sebuah tontonan. Hal lain yang menarik dari Liga Inggris musim ini adalah hal-hal baru, termasuk penerapan beberapa aturan anyar. Aturan-aturan tersebut, baik dalam laws of the game atau hal lain di luar permainan, adalah bentuk inovasi demi membuat Premier League menjadi kompetisi domestik terbaik di Eropa.

Sebagian aturan baru itu dibuat oleh Premier League, sementara yang lain merupakan bentuk ratifikasi terhadap regulasi yang ditetapkan IFAB (International Football Association Board) di awal 2016.

Berikut hal-hal baru, yang perlu anda ketahui, di Premier League 2016/2017, seperti dikutip dari DailyMail:

1. Kick-off Satu Orang
Kita sudah melihatnya bersama di Piala Eropa 2016 dan Copa America Centenario. Aturan baru yang ditetapkan IFAB ini membuat tim kini bisa melakukan kick-off ke arah belakang. Sebelumnya kick-off harus dilakukan ke arah depan, yang membuatnya harus melibatkan dua pemain.

2. Bola Baru Premier League
Nike Ordem 4 tampil penuh warna-warni untuk Premier League 2016/2017. Perusahaan aparel asal Amerika Serikat itu masih menggunakan kelir putih pada bagian dasar, yang dilapisi kombinasi warna ungu, biru, dan hijau yang digabungkan dengan gradasi antar warna. Nike menyebut sistem pembungkusan kantong udara yang baru membuat permukaan bola semakin lembut dan konsisten, sekaligus menjamin gerak layang bola yang akurat.

3. Penghapusan ‘Triple-punishment law’
Sebuah pelanggaran terhadap pemain lawan yang dianggap punya peluang sangat besar mencetak gol (misalnya tinggal berhadapan dengan kiper di kotak penalti) sebelumnya selalu berbuah tiga hukuman sekaligus (triple-punishment law). Si pelanggar akan mendapat kartu merah (hukuman 1), timnya diganjar penalti (hukuman 2) dan larangan bermain di laga selanjutnya (hukuman 3).

Mulai musim ini aturan yang lebih longgar diberlakukan. Pelaku pelanggaran tidak akan otomatis diacungi kartu merah. Wasit tetap bisa menunjuk titik putih, tapi memberi kartu kuning pada pelaku pelanggaran.

4. Kartu Merah Sebelum dan Setelah Pertandingan
Wasit kini bisa memberi kartu merah tidak hanya saat pertandingan berjalan. Korps baju hitam diperkenankan mengkartu merah pemain saat inspeksi sebelum kick-off dan saat meninggalkan lapangan setelah laga tuntas. Itu artinya kartu merah bisa diberikan pada pemain jika dianggap melakukan pelanggaran seperti tindak kekerasan, atau aksi-kasi lain yang dinilai melanggar regulasi.

5. Kick-Off Jumat Malam
Manchester United dan Southampton akan menjadi pertandingan Premier League pertama musim ini yang dilangsungkan Jumat malam waktu setempat, pada 19 Agustus mendatang. Secara tradisional, jika bukan Sabtu atau Minggu, Liga Inggris digelar pada tengah pekan.

Sepakbola Jumat malam sebenarnya sudah sangat familiar di Inggris. Divisi Championship sudah punya jadwal tanding tetap di hari itu.

6. Tiket Away yang Lebih Terjangkau
Per musim ini, setiap klub diwajibkan menjual tiket laga away maksimal seharga 30 poundsterling (sekitar Rp 510.000). Pembatasan harga maksimal tiket away dilakukan setelah beberapa kelompok suporter Premier League memprotes harga tiket yang makin tidak terjangkau.

Pada Oktober tahun lalu masih ada sembilan klub Premier League yang menjual tiket away mereka lebih dari 30 poundsterling.

7. Pemain Dapat Perawatan di Atas Lapangan
Mewajibkan pemain ke luar lapangan untuk mendapat perawatan medis dianggap sebagai aturan yang penuh kontroversi. Kerap terjadi sebuah tim kehilangan seorang pemainnya saat menyerang (tendangan bebas/tendangan sudut) atau bertahan karena pemainnya tengah mendapat perawatan cedera. Adalah tidak adil tim yang melakukan pelanggaran justru mendapat keuntungan (keunggulan jumlah pemain).

Tapi mulai musim ini hingga seterusnya aturan itu berubah. Pemain yang cedera bisa mendapat perawatan di atas lapangan jika pelanggaran yang dia terima cukup keras hingga pantas menerima kartu.

8. Logo Baru, Wajah Baru
Premier League mulai musim ini memiliki logo kompetisi baru. Sosoknya masih berupa singa bermahkota, tapi dalam wujud yang sangat jauh berbeda dibanding sebelumnya. Premier League musim 2016/2017 secara resmi juga menanggalkan nama sponsornya. Jika sebelumnya dikenal dengan Barclays Premier League (dan sempat juga memamakai nama FA Carling Premiership) maka mulai tahun ini hanya menyandang nama Premier League.