Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Wall Street Turun Tipis Menanti Data Pekerjaan AS

Traders gesture as they work on the floor of the New York Stock Exchange shortly after the opening bell

Rifan Financindo Berjangka – Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) karena investor fokus pada hasil kinerja perusaaan seperti Facebook dan Whole Food, sementara pasar juga masih terus bertaruh menjelang rilis data tenaga kerja AS.

Dilansir dari Wall Street Journal, Jumat (6/11/3015), indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir 4,2 poin ke 17863. Indeks S&P 500 turun 0,1 persen, sedangkan Nasdaq Composite turun 0,3 persen.

Salah satu emiten yang paling banyak dibicarakan sebagai penggerak pasar hari ini adalah Valeant Pharmaceuticals International. Saham perusahaan turun sekitar 70 persen dari level tertinnggi pada awal Agustus 2015. Saham emiten ini abak belur oleh kekhawatiran tentang harga obat, praktik akuntansi dan hubungan spesialnya dengan apotek-apotek.

Harga saham pengecer Ralph Lauren melonjak 15 persen setelah kinerja perusahaan lebih baik dari perkiraan penghasilan dan pendapatan secara kuartalan.

Pada hari Kamis, klaim pengangguran awal naik untuk pekan yang berakhir 31 Oktober, namun tetap rendah menurut standar historis. Fokus pasar untuk minggu ini masih pada laporan pekerjaan Oktober yang dirilis Jumat,

Saham Foods Market turun 2,2 persen setelah perseroan melaporkan adanya perlambatan pertumbuhan penjualan pada kuartal terakhir. Sementara saham Facebook naik 4,6 persen setelah perusahaan jejaringan sosial itu melaporkan kenaikan pendapatan sebesar 41 persen, melebihi ekspektasi analis .

Saham AstraZeneca naik 2,9 persen di London setelah pembuat obat itu menaikkan perkiraan pendapatan dan laba untuk tahun ini setelah hasil kuartal III yang lebih baik dari perkiraan.

Komentar terbaru Gubernur Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) Janet Yellen tentang bagaimana The Fed bisa menaikkan suku bunga pada bulan Desember jika ekonomi AS tetap di jalur saat ini, menambah pentingnya laporan kerja hari Jumat.

Kent Engelke, Kepala Strategi Ekonomi di Capitol Manajemen Securities, yang mengelola sekitar US$ 4,5 miliar, berharap angka pekerjaan Jumat bisa lebih baik sehingga pasar saham akan meroket. (Ndw/Igw)