Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Wall Street Negatif, IHSG Terpangkas 20 Poin | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

pt rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT Rifan Financindo – Semarang,?Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) berakhir negatif pada perdagangan Rabu. Tertekan turunnya saham energi akibat harga minyak yang turun lebih dari 3%.

Indeks saham S&P 500 tercatat menurun selama Agustus ini, berarti ini pertama kalinya sejak Februari, S&P bergerak negatif selama sebulan.

Sementara di lain pihak, data memperlihatkan adanya 177.000 lapangan kerja yang tercipta dari sektor swasta selama Agustus. Ini sesuai ekspektasi pasar, dan makin memperkuat rencana kenaikan suku bunga acuan oleh Federal Reserve (The Fed).

“Kita memiliki data kuat yang lain, ini akan memberikan sinyal bahwa The Fed akan menaikan suku bunga Septermber ini,” kata Analis, Kim Forrest, dilansir dari Reuters, Kamis (1/9/2016).

Pada perdagangan Rabu (31/8/2016), indeks Dow Jones turun 53,42 poin (0,29%) ke 18.400,88. Indeks S&P 500 turun 5,17 poin (0,24%) ke 2.170,05. Indeks Nasdaq Composite turun 9,77 poin (0,19%) ke 5.213,22.

Ada sekitar 6,92 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Di atas rata-rata transaksi harian, sebanyak 5,98 miliar lembar dalam 20 hari terakhir.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini bergerak di teritori negatif.

Pada perdagangan preopening, IHSG bergerak melemah 17,566 poin (0,33%) ke 5.368,516. Sementara indeks LQ45 bergerak turun 4,407 poin (0,48%) ke 920.548.

Mengawali perdagangan Kamis (1/9/2016), IHSG dibuka terpangkas 20,222 poin (0,38%) ke 5.365,860. Sementara indeks LQ45 dibuka terkoreksi 4,867 poin (0,53%) ke 920.088.

Mengakhiri perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 23,766 poin (0,44%) ke 5.386,082. Sementara indeks LQ45 ditutup menguat 1,991 poin (0,22%) ke 924.955.

Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS pagi ini dibuka di Rp 13.276 dibandingkan posisi sore kemarin di Rp 13.265.

Berikut kondisi bursa saham Asia pagi ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 11,57 poin (0,01%) ke 16.889,62
  • Indeks Hang Seng turun 101,00 poin (0,44%) ke 22.875,88
  • Indeks SSE Composite turun 3,28 poin (0,11%) ke 3.081,97
  • Indeks Straits Times naik 3,07 poin (0,99%) ke 2.823,41

Pantauan data RTI pukul 09.11 WIB memperlihatkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan 0,43 persen ke level 5.362,85 pada pembukaan perdagangan saham Kamis (1/9/2016).

Para pelaku pasar menunggu rilis inflasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai apakah inflasi terkendali atau tidak.

IHSG juga tertekan akibat sentimen penurunan bursa global. Bursa global pada penutupan perdagangan saham pagi ini tertekan akibat penurunan harga minyak mentah dunia. Selain itu, pelaku pasar juga menunggu data ketenagakerjaan di AS dan data manufaktur di China.

Pada perdagangan yang berakhir pagi tadi, di Wall Street AS, Indeks Dow Jones ditutup turun 0,29 persen, indeks S&P ditutup turun 0,24 persen dan indeks Nasdaq Composite turun 0,19 persen.

Di Eropa, indeks FTSE 100 turun 0,58 persen sedangkan di Asia, indeks Nikkei ditutup naik 0,05 persen sedangkan indeks Hang Seng turun 0,35 persen.

Dengan melemahnya IHSG, menekan kenaikan IHSG dalam satu bulan, sehingga terkoreksi turun 0,19 persen. Untuk kenaikanIHSG selama seminggu juga terkoreksi turun 0,76 persen.

Pada sesi pembukaan hari ini, sebanyak 57 saham dibuka naik, 103 saham dibuka turun dan 73 saham dibuka tetap. Semua sektor pendukung bursa dibuka turun, setelah pada sesi penutupan di rabu (31/8/2016) semuanya ditutup naik.