Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Wall Street Menguat Dipicu Negosiasi Utang Yunani

travelpod.com

Rifan Financindo Berjangka – Bursa saham Amerika Serikat])2244203 “”) (AS) naik pada hari Rabu (Kamis pagi WIB) dipicu keyakinan Yunani segera mencapai kesepakatan dengan kreditor untuk menghindari gagal bayar (default) utang.

Dilansir dari Reuters, Kamis (4/6/2015), indeks Dow Jones Industrial Average naik 64,33 poin atau 0,36 persen menjadi 18.076,27, indeks S&P 500 menguat 4,47 poin atau 0,21 persen ke level 2.114,07 dan Nasdaq naik 22,71 poin atau 0,45 persen? menjadi 5.099,23.

Kreditor internasional Yunani mengisyaratkan kesiapannya untuk berkompromi untuk mencegah default. Pertemuan ini juga untuk mengakhiri kebuntuan atas pembiayaan yang mendesak mendekati pembayaran [utang Yunani](2244203″”) kepada IMF senilai US$ 327 juta pada Jumat pekan ini.

Data ekonomi AS memberi sinyal kepada Bank Sentral AS atau The Fed? untuk mempertimbangkan menaikkan suku bunga pada akhir tahun ini, termasuk laporan yang menunjukkan menyempitnya defisit perdagangan AS pada April akibat penurunan impor dan pekerjaan sektor swasta pada bulan Mei.

The Fed, dalam laporan Beige Book, mengatakan kegiatan ekonomi AS meningkat dari awal April hingga akhir Mei dan pertumbuhan diperkirakan berlanjut dengan kecepatan moderat.

Di sisi lain, imbal hasil obligasi AS sepuluh tahunan telah meningkat sekitar 28 basis poin dalam tiga hari, kenaikan terbesar selama hampir dua tahun. Hal ini ikut mempengaruhi pasar saham AS.

Saham perusahaan logistik C.H. Robinson (CHRW.O) melonjak 5,5 persen menjadi US$ 64,62 dan merupakan pencetak presentase kenaikan harian terbesar di indeks S&P 500. Hal ini juga mengangkat sektor transportasi Dow Jones naik 1,2 persen, usai mengalami koreksi pada pekan lalu.

Saham Wendy naik 3,3 persen menjadi US$ 11,47 setelah perusahaan penjual fast food itu menyatakan akan membeli kembali (buyback) dengan alokasi dana US$ 1,4 miliar.

Sekitar 6 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, di bawah 6,2 miliar rata-rata harian selama lima sesi terakhir, menurut BATS Global Markets. (Ndw/Igw)