Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Wall Street Ditutup Melemah Ditengah Data Ekonomi Yang Moderat Dan Referendum Yunani

wallstreet-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Bursa Amerika ditutup melemah, indeks Standard & Poor 500 turun kurang dari 0,1 persen menjadi 2,076.78 pada pukul 4 pm di New York. Dow Jones Industrial Average turun 27,80 poin, atau 0,2 persen, ke 17,730.11. Nasdaq Composite Index kehilangan 0,1 persen, sedangkan Indeks Russell 2000 turun 0,7 persen. Pasar AS ditutup Jumat untuk liburan.

Data jumlah lapangan kerja yang bertambah selama bulan Juni yang dikeluarkan Departeman Tenaga Kerja hari Kamis malam kemarin menunjukkan kenaikan sebesar 223.000 pekerjaan, tetapi? lebih rendah dari data bulan sebelumnya yaitu 254.000. Tingkat pengangguran turun ke level terendah tujuh tahun menjadi 5,3 persen.

Perekonomian Amerika baru saja menyelesaikan tahun keenam ekspansi sejak resesi berakhir pada Juni 2009. Sementara pasar tenaga kerja telah kembali pulih, walaupun tanpa pertumbuhan upah yang sepadan. Tingkat partisipasi tenaga kerja, yang menunjukkan bagian dari orang-orang usia kerja masuk angkatan kerja, turun menjadi 62,6 persen, terendah sejak Oktober 1977, dari? yang sebelumnya 62,9 persen.

Sementara itu data tentang jumlah pesanan pabrik untuk bulan Mei tergelincir lebih dari perkiraan, turun 1 persen dibandingkan dengan perkiraan para ekonom yaitu penurunan hanya sebear 0,5 persen.

Ketua Fed Janet Yellen Chair mengatakan ia mengharapkan bank sentral akan menaikkan biaya pinjaman tahun ini, dan untuk kenaikan berikutnya akan dilakukan secara bertahap.

Ekuitas turun untuk minggu kedua, dengan S & P 500 turun 1,2 persen setelah negosiasi bailout Yunani menemui jalan buntu ditambah? pengumuman tak terduga Perdana Menteri Alexis Tsipras yang akan menggelar referendum pada tanggal 5 Juli nanti demi mendapatkan dukungan rakyat Yunani.

Sebuah survei menunjukkan 47 persen akan mengatakan ?ya? pada referendum, yaitu mendukung program penghematan dan bailout internasional. Sementara suara ?Tidak?, yaitu? menolak adalah 43 persen. Margin of error dalam survei dari 1.000 orang adalah 3,1 persentase.

Indeks Volatilitas Chicago Board Options Exchange naik 4,4 persen menjadi 16,79. Indeks, yang dikenal sebagai VIX, memiliki kenaikan mingguan terbesar sejak Januari, naik hampir 20 persen. Enam dari 10 kelompok utamba di S & P 500 ditutup menurun sampai dini hari tadi, dipimpin oleh perusahaan keuangan dan kesehatan. Sekitar 5,6 miliar saham diperdagangkan di bursa AS, 11 persen di bawah rata-rata tiga bulan.

Harga saham perbankan turun? dikarenakan turunnya hasil dari Treasury, laporan lapangan kerja dan di tengah keraguan tentang kapan The Fed akan dapat menaikkan suku bunga. Regions Financial Corp dan KeyCorp kehilangan setidaknya 1,3 persen. Bank of America Corp turun 1,1 persen, sementara JPMorgan Chase & Co tenggelam 0,8 persen.

Perusahaan perawatan kesehatan tergelincir, Aetna Inc dan Humana Inc turun lebih dari 2,6 persen, sementara UnitedHealth Group Inc turun 1,3 persen.

Harga saham perusahaan energy seperti Chesapeake Energy Corp dan Tesoro Corp naik lebih dari 2 persen. BP Plc melonjak 5,1 persen, terbesar sejak Januari, setelah setuju untuk membayar klaim untuk menyelesaian kerugian akibat tumpahan minyak di Teluk Meksiko di tahun 2010 lalu, yaitu sebesar? $ 18.7 miliar, merupakan klaim terbesar yang belum pernah ada.

Perusahaan utilitas memiliki keuntungan terbaik mereka dalam lebih dari dua bulan, naik 1,4 persen, karena dividen payout? untuk sektor ini menjadi lebih menarik bagi investor di tengah penurunan yield Treasury. Duke Energy Corp naik 2 persen, yang paling tinggi dalam delapan bulan, dan Edison International naik 2 persen, yang terbaik sejak 18 Maret.

Semikonduktor menguat untuk hari ketiga, didorong oleh kenaikan 1,2 persen Intel Corp, yang terbaik di Dow. Presiden Ren?e James akan mundur dari perusahaan ini untuk satu penunjukan sebagai chief executive officer di tempat lain.? Perombakan pimpinan pembuat chip terbesar di dunia ini dikendalikan oleh CEO Brian Krzanich.