Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Wall Street Ditutup Anjlok, S&P500 Alami Penurunan Terburuk Dalam 17 Tahun

SP5002-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Bursa saham Amerika ditutup masih melemah, indeks S & P 500 turun 3,9 persen menjadi 1,893.21 pada 04:00 di New York, dan ditutup 11 persen di bawah rekor Mei nya. Dow kehilangan 588,40 poin, atau 3,6 persen, ke 15,871.35, setelah meluncur sebanyak 6,6 persen. Nasdaq Composite Index melemah 3,8 persen ke level terendah sejak 27 Oktober.

Sekitar 14 miliar lembar saham diperdagangkan di bursa AS, tertinggi dalam lebih dari empat tahun terakhir dan nilai tertinggi kedua sepanjang sejarah wall street, demikian menurut Ana Avramovic, ahli strategi AS di Credit Suisse Group AG.

Indeks Volatilitas Chicago Board Options Exchange naik 45 persen menjadi 40,74, setelah lonjakan 90 persen di awal perdagangan yang mengangkat indeks ke level paling tinggi sejak Januari 2009. Indeks yang dikenal sebagai VIX ditutup di level tertinggi dalam hampir empat tahun terakhir setelah naik lebih dari dua kali lipat minggu lalu.

Disepanjang bulan Agustus ini, indeks S & P 500 berada di trek terburuk dalam 17 tahun. Di hari Jumat lalu, anjlok terbesar sejak 2011, di tengah melemahnya data ekonomi Tiongkok.

Memburuknya pasar saham global mirip krisis yang melanda bursa saham dunia pada tahun 1998, ketika stres keuangan bergerak dari Asia ke Rusia yang menyebabkan S & P 500 turun 19 persen namun mampu pulih dalam bulan, demikian pernyataaan Laszlo Birinyi, presiden Birinyi Associates di Westport, Connecticut.

Citigroup Inc dan JPMorgan Chase & Co jatuh setidaknya 5,2 persen, penurunan terbesar sejak Juni 2012.

Hanya enam saham di S & P 500 yang ditutup naik, dipimpin oleh AGL Resources Inc. Harga saham distributor gas alam ini melonjak 28 persen setelah setuju untuk diakuisisi sebesar $ 8 miliar dalam bentuk tunai oleh Southern Co., pemilik utilitas terbesar ketiga di AS. Namun harga saham Southern meluncur 4,9 persen.