Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

UMP DKI 2015 Diusulkan Rp 2,69 Juta, Pengusaha Sempat Berat Hati

Rifan Financindo Berjangka Semarang – Sidang rapat dewan pengupahan penentuan rekomendasi nilai upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta 2015 selesai sore ini. Rapat yang dihadiri perwakilan serikat pekerja/buruh, pengusaha dan Pemprov DKI Jakarta itu menetapkan 2 angka usulan nilai UMP 2015 kepada Plt Gubernur DKI Basuki Purnama (Ahok).

Pertama direkomendasikan oleh pengusaha dan Pemprov DKI Jakarta Rp 2.693.764,40. Sedangkan angka kedua Rp 3.574.179,36 yang diusulkan serikat pekerja/buruh. Kedua angka ini segera dikirimkan ke Ahok untuk ditetapkan besok.

Anggota Dewan Pengupahan Sarman Simanjorang mengaku, kalangan pengusaha sempat berat hati dengan usulan perkiraan kenaikan UMP menjadi Rp 2.693.764,40. Mereka awalnya mengusulkan kenaikan UMP tahun depan hanya Rp 2.538.174,31 sama dengan besaran Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

“Akhirnya kita dapat menerima, walaupun dengan berat hati angka yang diajukan pemerintah dan menyepakati angka UMP DKI Jakarta sebesar Rp 2.693.764,40 atau naik 10,34% dari UMP tahun lalu,” kata Sarman di Balai Kota, Jakarta, Kamis (13/11/2014).

Sarman mengatakan, angka usulan final yang disetujui pengusaha berdasarkan perhitungan nilai KHL Rp 2.538.174,31 ditambah pertumbuhan ekononomi sebesar 6,13%.

Angka pertumbuhan ekonomi 6,13% diambil dari pertumbuhan ekonomi 2014 sebesar 6,1%, dan prediksi pertumbuhan ekonomi 2015 sebesar 6,15%. Kedua angka ini dijumlahkan dan dibagi dua.

“Maka angka KHL yang diajukan pemerintah sebesar Rp 2.693.764,40,” katanya

Menurut Sarman, dewan pengupahan akhirnya mengajukan dua angka UMP ke Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Purnama (Ahok). Sarman berharap, Ahok bijak menetapkan UMP 2015, dengan memperhatikan kedua angka UMP yang kita rekomendasikan.

“Kita dari pengusaha berharap agar Plt gubernur DKI Jakarta dapat menetapkan UMP 2015 dengan sangat-sangat bijak, dan tidak terpengaruh dengan tekanan-tekanan buruh yang demo di Balai kota,” seru Sarman.