Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Triple Play Indihome Digeber di 60 Kota

083303_indihomemalang

Rifan Financindo Berjangka – Telkom langsung tancap gas dalam upayanya menggeber IndiHome. Berbekal dengan 13,2 juta homepassed yang sudah dibangun, layanan layanan triple play ini katanya telah melayani pelanggan di 60 kota di seluruh Indonesia.

“Indihome sudah ada di kota besar dan kota kecil. Tidak hanya di pulau Jawa tetapi juga di luar pulau Jawa,? ungkap VP Consumer Marketing and Sales Telkom Jemy Confido dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/4/2015).

Diungkapkannya, tahun ini Telkom membidik tiga juta pelanggan IndiHome, untuk itu infrastruktur yang mendukung triple play yakni Internet dengan teknologi Fiber To The Home (FTTH) yang dilengkapi dengan IPTV dan telepon rumah, serta fasilitas-fasilitas lainnya, terus diperkuat.

“Saat ini Telkom terus mengembangkan jaringannya ke seluruh pelosok Indonesia agar layanan Indihome ini dapat dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia,” kata Jemy lebih lanjut.

Bentuk komitmen ini dapat dilihat dari investasi Telkom sebesar sekitar USD 71,1 juta dalam membangun jaringan backbone yang berbasis pada kabel serat optik di Kawasan Timur Indonesia yaitu MKCS (Mataram Kupang Cable System) dan SMPCS (Sulawesi Maluku Papua Cable System) yang menghubungkan pulau-pulau di kawasan timur Indonesia.

Jemy menegaskan, bukan pekerjaan yang mudah untuk menggelar jaringan serat optik ini dalam waktu yang singkat, namun Telkom akan terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan Indihome secara merata di seluruh Indonesia , sehingga Indihome tidak hanya dapat dinikmati di kota-kota besar saja namun juga sampai di kota-kota kecil di luar Pulau Jawa.

?Tetapi kami harus menjalankan ini karena satu-satunya BUMN di bidang telekomunikasi yang ikut menggerakkan roda pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Jika layanan internet merata, roda ekonomi digital bisa bergerak,? paparnya.

Dalam catatan, penetrasi Internet berbasis fixed broadband di Indonesia masih rendah. Bila dilihat dari total sekitar 60 juta rumah tangga di Indonesia, maka tingkat penetrasi fixed broadband di negeri ini baru mencapai 5% atau sekitar 3 juta sambungan.

Bila dibandingkan dengan jumlah penduduk, maka angka tersebut lebih kecil lagi, yakni baru 1,3% atau berada pada ranking 122 di dunia. Angka ini masih jauh dibandingkan negara tetangga seperti Filipina (2,6%; ranking 110), Malaysia (8,2%; ranking 79) atau Korea Selatan (38%; ranking 6).