Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Transjakarta Expolorer Stop Operasi, Pendapatan Sopir Angkot Naik

3495151598PT RIFAN FINANCIDO BERJANGKA – Sejumlah sopir angkot yang melayani trayek Tanah Abang menyambut baik keputusan Pemprov DKI Jakarta menghentikan sementara operasional bus transjakarta yang diberi nama Tanah Abang Explorer. Para sopir angkot menyebutkan, selama dua hari bus tersebut tak beroperasi, penumpang yang mereka angkut lebih banyak.

Irmansyah, sopir angkot M08 trayek Tanah Abang-Kota, di kolong flyover Jatibaru Bengkel, Selasa (30/1/2018),  mengatakan, penumpang yang diangkut lebih banyak dibanding saat bus transjakarta beroperasi. Irmansyah berkata, biasanya pengunjung Pasar Tanah Abang, khususnya pengunjung Blok A, menggunakan bus transjakarta untuk transit.

Saat bus tersebut dua hari terakhir berhenti beroperasi, pengunjung menggunakan angkot yang tersedia. Para sopir dibolehkan kembali melintas di Blok A setelah mereka melakukan aksi di Balai Kota pekan lalu. Menurut Irmansyah, pendapatannya bertambah meski tidak terlalu signifikan.

“Jelas berpengaruhlah, Bang. Penumpang kan akhirnya cari kami. Kalau soal pendapatan sih enggak banyak-banyak banget tambahnya, tapi nambah pasti,” ujar Irmansyah.

Sopir angkot Tanah Abang lainnya, Nazar menyampaikan hal serupa. Nazar mengatakan penambahan pendapatan karena tidak dioperasikannya bus transjakarta sekitar 10 persen.

“Tapi itu 10 persen kenaikan ketika Jalan Jatibaru ditutup. Bukan saat Jatibaru masih bisa dilintasi,” ujar Nazar.

Nazar berharap bus tersebut tak lagi dioperasikan agar pendapatan para sopir bisa kembali membaik.

“Tapi kami tetap ingin Jalan Jatibaru dibuka,” ujar Nazar.

PT Transjakarta menghentikan sementara operasional bus transjakarta Tanah Abang Explorer. Langkah itu dilakukan karena aksi yang dilakukan sopir angkot Tanah Abang di depan Balai Kota serta di kawasan Tanah Abang beberapa waktu lalu.

Bus gratis tersebut telah dioperasikan sejak Desember 2017 atau saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menutup Jalan Jatibaru Raya untuk mengakomodasi PKL berjualan di badan jalan. PT Transjakarta belum memutuskan kapan bus tersebut akan kembali beroperasi.

Sumber: kompas.com