Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Transfusi Darah Terkontaminasi, Ribuan Orang di India Terinfeksi HIV

cc3b7d65-19e0-492a-8319-cb68de94f3bc_43Rifan Financindo Berjangka -?Laporan yang dikeluarkan oleh National Aids Control Organisation (Naco) India menyebut dalam 17 bulan terakhir diperkirakan setidaknya ada 2.234 warga yang tak sengaja terinfeksi human immunodeficiency virus (HIV). Mereka terinfeksi ketika melakukan transfusi darah di rumah sakit (RS).

Daerah yang paling banyak terjadi infeksi ada di bagian utara Uttar Pradesh dengan angka mencapai 361 kasus. Setelah itu disusul bagian barat Gujarat dengan 292 kasus dan Maharashtra dengan 276 kasus.

“Ini adalah data resmi dari lembaga yang dikelola pemerintah, Naco. Saya yakin angka sebenarnya bisa dua atau tiga kali lipat dari itu,” kata aktivis Chetan Kothari dari Right to Information (RTI) seperti dikutip dari BBC, Rabu (1/6/2016).

Untuk mencegah kejadian, rumah sakit sebetulnya sudah dituntut oleh hukum untuk ketat melakukan prosedur pemeriksaan kepada tiap donor dan darah yang didonasikan. Namun Kothari mengatakan kadang karena keterbatasan dana beberapa fasilitas kesehatan mungkin jadi ‘longgar’.

“Tiap tes yang dilakukan membutuhkan dana 1.200 rupee (Rp 250 ribu -red) dan kebanyakan RS di India tak punya fasilitas untuk melakukannya. Bahkan di kota besar seperti Mumbai hanya ada tiga RS swasta yang memiliki fasilitas pengujian HIV. RS terbesar yang dikelola pemerintah pun tak punya teknologi untuk melakukan skrining darah untuk HIV,” kata Kothari.

“Ini adalah masalah serius yang perlu ditangani secepatnya,” pungkas Kothari.