Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Tragedi Dan Gemilangnya MotoGP Di Sirkuit Termas de Rio Hondo | RIFAN FINANCINDO

2932_FP2-MotoGP-Argentina--Vinales-Ungguli-Marquez--Rossi-Tercecer

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifan Financindo – Semarang, Sebagian besar pebalap berhasil menyelesaikan kualifikasi pada trek basah Sabtu (8/4/2017) di sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina. Valentino Rossi jadi salah satu pebalap tersebut, walaupun harus terlebih dahulu masuk ke kualifikasi pertama.

Pengalaman yang dilalui Rossi mulai dari latihan bebas sampai dengan kualifikasi, memberikan petunjuk lebih lanjut, mengenai penyebab masalah yang terjadi pada bagian depan motornya, ketika akan masuk ke tikungan. Masalah ini sudah terjadi sejak pengujian pra-musim.

Selain mengarah pada kontruksi lembut ban Michelin bagian depan, Rossi juga memberikan sinyal kalau masalah juga terjadi pada tunggangan barunya di musim 2017, yang berubah dari spesifikasi 2016.

Teori ini muncul ketika Rossi mendapatkan kesulitan pada bagian depan, baik pada kondisi trek basah dan kering, padahal ada perbedaan penggunaan ban yang tampak jelas di sana.

“Di trek basah juga merasa tidak nyaman dan saya tidak kuat seperti tahun lalu (sama seperti trek kering. Tahun lalu saya lebih kuat dalam keadaan basah, tapi dengan yang baru ini saya harus memaksanya lebih banyak, ini adalah sesuatu yang sulit,” ujar Rossi mengutip Crash.net, Sabtu (8/4/2017).

“Itu berarti kita masih harus memperbaiki motornya, demi mencari keseimbangan, dan mencoba membuatnya lebih baik. Saya pikir kami bisa memperbaikinya, lalu mencoba motor di lintasan basah akan cukup menarik, sehingga bisa improvisasi di trek kering,” tutur Rossi.

Sebenarnya, perubahan gaya berkendara juga bakal membantu pebalap senior ini, mengingat rekan satu timnya Maverick Vinales, terbukti kebal terhadap masalah tikungan, seperti yang dialami oleh Rossi.

Pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, meraih dua kemenangan beruntun pada MotoGP2017 setelah finis di urutan pertama pada balapan GP Argentina, Minggu (9/4/2017).

Vinales tampil baik sepanjang balapan 25 lap di Autodromo Termas de Rio Hondo tersebut. Dia finis di depan rekan satu timnya, Valentino Rossi (Italia), dan Cal Crutchlow (LCR Honda).

Balapan ini diwarnai beberapa insiden, termasuk tumbangnya dua pebalap Ducati Team dan Repsol Honda Team.

Insiden sudah terjadi pada lap pertama. Jorge Lorenzo (Ducati Team) terjatuh di tikungan 1 setelah sempat bersenggolan dengan Andrea Iannone (Team Suzuki Ecstar). Balapan Lorenzo berakhir.

View image on Twitter
Marc Marquez (Repsol Honda) memimpin di depan Crutchlow, Vinales, dan Rossi. Pda lap ketiga, Vinales berhasil melewati Crutchlow.

Marquez menjadi pebalap kedua yang mengalami kecelakaan. Dia terjatuh saat melewati tikungan 2 lap ke-4. Balapannya juga berakhir.

Setelah lap kelima, Iannone mejalani drive-through penalty karena melakukan jumping start.

Pada lap berikutnya, rekan satu tim Iannone, Alex Rins, terjatuh saat melewati tikungan 13. Rins sempat melanjutkan balapan, tetapi akhirnya berhenti.

Vinales masih memimpin balapan, sementara Rossi berusaha mendekati Crutchlow. Di belakang mereka, beberapa pebalap bersaing memperebutkan tempat keempat.

Pada lap ke-12, Dani Pedrosa (Repsol Honda Team) berada di urutan keempat dan ditempel Johann Zarco (Monster Yamaha Tech3).

Di belakang mereka ada Alvaro Bautista (Aspar Team), Andrea Dovizioso (Ducati Team), dan Danilo Petrucci (Pramac Racing).

Repsol Honda harus menelan kekecewaan. Pedrosa juga terjatuh di tikungan yang sama dengan Marquez pada lap ke-13.

Insiden kembali terjadi dan kali ini jadi mimpi buruk bagi Ducati Team. Dovizioso terjatuh di tikungan 5 lap ke-14 setelah tertabrak Aleix Espargaro (Aprilia) yang mengalami kecelakaan.

Di depan, Vinales semakin jauh memimpin. Dia meninggalkan Crutchlow dan Rossi yang bersaing memperebutkan tempat kedua.

Rossi akhirnya berhasil melewati Crutchlow di tikungan 5 pada lap ke-18. Kedua pebalap ini makin tertinggal dari Vinales.

Vinales tak terbendung. Dia memimpin hingga balapan berakhir dan meraih kemenangan kedua setelah dua pekan lalu menjadi juara GP Qatar di Sirkuit Internasional Losail.

Rossi finis di urutan kedua, disusul Crutchlow. Pada GP Qatar, Rossi finis di urutan ketiga. Bagi Crutchlow, ini merupakan podium pertamanya setelah juara pada GP Australia 2016.

Berikut hasil balapan GP Argentina.

1. Maverick Viñales ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 41m 45.060s
2. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 41m 47.975s
3. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 41m 48.814s
4. Alvaro Bautista ESP Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP16) 41m 51.583s
5. Johann Zarco FRA Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)* 42m 0.564s
6. Jonas Folger GER Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)* 42m 3.301s
7. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac Racing (Desmosedici GP17) 42m 5.106s
8. Scott Redding GBR Octo Pramac Racing (Desmosedici GP16) 42m 10.540s
9. Jack Miller AUS Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 42m 10.725s
10. Karel Abraham CZE Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP15) 42m 11.463s
11. Loris Baz FRA Reale Avintia Racing (Desmosedici GP15) 42m 12.012s
12. Tito Rabat ESP Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 42m 26.935s
13. Hector Barbera ESP Reale Avintia Racing (Desmosedici GP16) 42m 27.830s
14. Pol Espargaro ESP Red Bull KTM Factory Racing (RC16) 42m 28.145s
15. Bradley Smith GBR Red Bull KTM Factory Racing (RC16) 42m 28.512s
16. Andrea Iannone ITA Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 42m 31.279s
Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP17) DNF
Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) DNF
Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) DNF
Sam Lowes GBR Factory Aprilia Gresini (RS-GP)* DNF
Alex Rins ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR)* DNF
Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) DNF
Jorge Lorenzo ESP Ducati Team (Desmosedici GP17) DNF

Keberuntungan belum berpihak pada Marc Marquez dari Honda dan Jorge Lorenzoperwakilan Ducati, yang harus terjatuh di awal balap seri kedua GP Argentina, di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Minggu (9/4/2017).

Berhasil menjadi pemimpin balapan sejak start, Marquez harus rela kehilangan balapannya di seri kedua musim balap 2017, di lap ketiga. Marquez padahal digadang-gadang bakal meraih podium pertama di Argentina.

Nasib buruk Marquez juga sebelumnya dialami oleh adiknya Alex Marquez di Moto2 pada lap akhir, di mana dirinya berpeluang besar untuk mendapat podium kedua.

Satu-satunya harapan tim Repso Honda, Dani Pedrosa juga harus mengalami kegagalan, di mana harus di tikungan kedua, di tempat yang sama Marquez jatuh, di sisa 12 lap.

Kesialan kembali menjadi milik Lorenzo di mana harus terjatuh di awal-awal balap, bahkan sebelum menyelesaikan satu putaran balap. Latihan bebas dan kualifikasi yang buruk, membuat Lorenzo harus start di posisi ke-16 di GP Argentina. Balapan berjalan di sisa 10 lap lagi, Andrea Dovizioso juga harus jatuh, karena bersenggolan dengan Aleix Espargaro dari tim Aprilia.

Kemudian tim Suzuki yang harus kehilangan kedua pebalapnya dilintasan, di mana Andrea Iannone yang terkena pinalti kaena jump start, dan Alex Rins yang ikut terperosok jatuh. Ini Membuat tim pabrikan Yamaha di atas angin.