Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Tertekan Penguatan Dollar AS, Harga Emas Dunia Kembali Turun

0842303ThinkstockPhotos-200247866-001780x390

Rifan Financindo Berjangka – emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun pada perdagangan Rabu (4/11/2015) waktu setempat (Kamis pagi WIB).

Penguatan dollar AS dan data ekonomi AS yang positif memberikan tekanan pada logam mulia.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember kehilangan 7,9 dollar AS, atau 0,71 persen, menjadi menetap di 1.106,2 dollar AS per ounce.

Beberapa data ekonomi AS yang dirilis Rabu menunjukkan penguatan, menempatkan tekanan pada emas. Pertama, laporan yang dirilis oleh Automated Data Processing (ADP) yang berbasis di AS menunjukkan peningkatan prediksi 182.000 dalam gaji swasta, sejalan dengan ekspektasi analis.

Selain laporan ADP, Institute for Supply Management (ISM) yang berbasis di AS menunjukkan indeks non-manufaktur berada di atas ekspektasi, naik jauh lebih tinggi dari perkiraan menjadi 59,1. Analis mencatat bahwa pesanan ekspor naik menjadi 54,5, tanda kekuatan bagi perusahaan-perusahaan AS.

Data positif di kedua laporan ini meningkatkan ekspektasi untuk Federal Reserve menaikkan suku bunga AS selama pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), Desember.

Ketua Fed Janet Yellen bersaksi di depan Kongres AS pada Rabu, tetapi para analis tidak yakin kesaksiannya akan mengubah ekspektasi untuk kenaikan suku bunga pada Desember.

Ekspektasi awalnya untuk penundaan kenaikan suku bunga hingga 2016, tetapi pertemuan FOMC pada akhir Oktober menegaskan bahwa The Fed ingin menaikkan suku sebelum akhir 2015.

Kenaikan suku bunga The Fed mendorong investor menjauh dari emas dan menuju aset-aset dengan imbal hasil karena logam mulia tidak mengenakan suku bunga.

Sementara itu, perak untuk pengiriman Desember turun 18,1 sen, atau 1,19 persen, menjadi 15,058 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari kehilangan 7,4 dollar AS, atau 0,77 persen, ditutup pada 954,8 dollar AS per ounce.