Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Tekanan Ambil Untung Masih Membayangi IHSG

indeksharga

Rifan Financindo Berjangka –?Indeks Harga Saham Gabungan diproyeksikan kembali bergerak variatif pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (6/3/2015) ini. Potensi ambil untung pelaku pasar kembali membesar di tengah tekanan atas nilai tukar rupiah.

Kemarin IHSG sempat menguat hingga 29 poin), namun akhirnya ditutup hanya naik? 3 poin pada 5.451 diwarnai penguatan saham sektor perdagangan dan pelemahan saham sektor properti di tengah-tengah variatifnya indeks bursa global. Ini terjadi tengah Tiongkok yang menetapkan target PDB sebesar 7 persen( terendah dalam 15 tahun) dan menjelang pengumuman data US nonfarm payrolls AS di akhir pekan ini.?

Riset Sucorinvest memproyeksikan hari ini secara teknikal diperkirakan IHSG variatif dengan potensi ambil untung pada kisaran level 5.429-5.477. Pertimbangannya adalah level penutupan kemarin diikuti dengan peningkatan volume.?

Dari eksternal, sebagian besar saham AS ditutup positif pada Kamis waktu setempat. Ini sekaligus menghentikan penurunan 2 hari beruntun, seiring investor merespon rilis detail program QE di zona Euro dan mengantisipasi data Non-Farm Payrolls.

Laporan ketenagakerjaan AS bulan Februari dijadwalkan untuk rilis sebelum bel perdagangan Wall Street hari Jumat, dengan para ekonom memperkirakan ekonomi menambah 240.000 pekerjaan dibandingkan 257.000 pekerjaan pada bulan Januari. Investor juga akan menggunakan data upah per jam dan tingkat pengangguran sebagai indikator kunci untuk memprediksi waktu kenaikan suku bunga Fed.?

Sentimen pasar hari Kamis (5/3/2015) turut terbantu oleh konferensi pers Presiden ECB Mario Draghi, di mana ia mengumumkan bahwa program pembelian obligasi senilai 1 triliun euro( 1,1 triliun dollar AS) akan dimulai hari Senin, 9 Maret, dan diharapkan berakhir pada September 2016.?

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 0,21 persen dipimpin saham Wal-Mart. Indeks S&P 500 juga ditutup menanjak 0,12 persen lmenyusul kinerja cemerlang sektor utilitas. Sedangkan Indeks Nasdaq Composite mendulang kenaikan sekitar 0,32 persen. Bursa di kawasan Asia bergerak variatif pagi ini.