Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Strategi Jitu Minimalisir Risiko Transaksi

225983_pialang-di-tokyo-stock-exchange_663_382Rifan Financindo Berjangka -?Risiko menjadi hal yang pasti dihadapi seorang investor. Apa pun jenis investasi yang? dipilih, pasti mengandung risiko yang harus diketahui sebelumnya, termasuk jika Anda memilih berinvestasi di perdagangan berjangka.? Tak perlu khawatir, karena risiko bisa diminalisir, Jakarta Futures Exchange (JFX) membagikan strategi meminimalisir risiko yang tepat.

Transaksi perdagangan berjangka pada hakikatnya adalah suatu aktivitas perdagangan. Strategi untuk meminimalisir risiko pun akan serupa dengan strategi perdagangan biasa. ?Memperhitungkan kekuatan dana yang dimiliki, mengatur strategi volume tiap-tiap transaksi yang akan dilakukan, menganalisa pergerakan harga pasar, transaksi yang dilakukan secara bertahap, merupakan strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mengelola risiko,? jelas Direktur JFX Donny Raymond.

Selain itu, fasilitas yang tersedia dalam sebagian besar platform perdagangan berjangka juga bisa digunakan untuk meminimalisir potensi risiko yang dihadapi. Fasilitas amanat transaksi seperti stop-limit order bisa membantu nasabah mengoptimalkan potensi transaksi. Stop-limit order merupakan amanat transaksi bersyarat yang baru diaktivasi bila harga di pasar bergerak mencapai kondisi tertentu. Sehingga bilamana pergerakan harga tiba-tiba membalik secara cepat dan berpotensi merugikan, maka stop-limit order bisa teraktivasi dan membatasi potensi kerugian secara cepat.

?Stop-limit biasanya digunakan untuk mengantisipasi pergerakan harga yang tidak sesuai dengan posisi transaksi yang dimiliki nasabah,? imbuh Donny.

JFX mewajibkan seluruh Pialangnya untuk mengedukasi calon nasabahnya, tidak hanya dalam hal peluang yang akan didapat, namun juga risikonya. Sebagai Bursa, JFX juga mengingatkan kepada calon nasabah bahwa mereka berhal? mendapat penjelasan dari Wakil Pialang atas isi Dokumen Pemberitahuan Adanya Risiko (Risk Disclosure Statement)?sebelum mulai bertransaksi.

Lebih lanjut Donny menjelaskan, Dokumen Pemberitahuan Adanya Risiko (Risk Disclosure Statement)? ini menjelaskan risiko-risiko yang berpotensi dihadapi oleh nasabah, dimana salah satunya adalah potensi kerugian yang jauh lebih besar dari nilai awal yang diinvestasikan oleh nasabah. Calon nasabah harus memahami dan menandatangani dokumen ini sebelum secara resmi menjadi nasabah pialang bersangktuan.

Perlu diingat transaksi dalam perdagangan berjangka menggunakan margin yang menimbulkan leverage, atau daya ungkit yang memperbesar potensi keuntungan ataupun kerugian dari suatu pergerakan harga. Semakin besar leverage dalam suatu transaksi, maka semakin besar efek yang dihasilkan suatu perubahan harga.

?Bila suatu kontrak menggunakan margin sebesar 5% dari nilai aktual asset yang ditransaksikan, maka nilai margin tersebut akan menghasilkan leverage sebesar 20 kali. Artinya, 1% perubahan harga akan mengakibatkan 20% perubahan nilai margin. Karena banyaknya faktor yang mempengaruhi harga suatu komoditas, maka harga underlying asset yang berubah setiap waktu sehingga potensi tingkat pengembalian yang dipengaruhi leverage juga akan berubah setiap waktu,? jelas Donny lebih lanjut soal margin.

Gali informasi sebanyak-banyaknya, pelajari, dan pahami segala aspek perdagangan berjangka sebelum memulai transaksi menjadi tahapan awal meminimal risiko perdagangan berjangka. JFX membuka kelas edukasi yang dapat diikuti oleh masyarakat umum, mulai dari pelajar hingga calon nasabah secara cuma-cuma.