Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

S&P 500 Ditutup Melemah

rifan financindo

Rifan Financindo Berjangka – Semarang,?S & P 500 Index ditutup di rekor tertinggi untuk kelima kalinya dalam enam hari, menyusul reli saham teknologi di tengah aktivitas kesepakatan sementara pendapatan perusahaan mendorong optimisme bahwa laba musim ini akan cukup kokoh untuk membantu mempertahankan posisi ekuitas pada tingkat rekor.

Perjanjian SoftBank Group Corp untuk membeli ARM Holdings Plc sebesar $ 32 miliar mendorong gain saham semikonduktor, sementara saham teknologi kelas berat Apple Inc dan Alphabet Inc naik setidaknya 1,1 persen. Bank of America Corp bertambah 3,4 persen setelah membukukan laba yang lebih tinggi di masing-masing empat bisnis utama nya. Hasbro Inc turun 6,6 persen seiring mengecewakannya penjualan di mainan berorientasi-anak, dan produsen energi melemah menyusul turunnya harga minyak mentah. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup pada rekor untuk sesi kelima.

S & P 500 Index menguat 0,2 persen ke level 2,166.83 pada pukul 16:00 sore waktu New York di tengah perdagangan ringan, mengikuti tiga keuntungan mingguan berturut-turut.

Ekuitas berjangka memperpanjang penurunan nya pada hari Jumat setelah berita bahwa faksi tentara Turki berusaha menggulingkan pemerintah Presiden Recep Tayyip Erdogan, namun akhirnya rebound setelah pendukung pemerintah mengakhiri kudeta pada hari Sabtu.

Indeks S&P 500 tergelincir dari rekor karena investor berhati-hati terhadap prospek keuntungan lebih lanjut menyusul beragamnya laporan pendapatan perusahaan.

Rekor baru-baru ini untuk ekuitas mendapatkan beberapa terpaan karena saham Netflix Inc. anjlok 14 persen setelah pertumbuhan pelanggan mengecewakan, dan Philip Morris International Inc. turun 3,5 persen setelah laba perusahaan meleset dari perkiraan karena penguatan dolar menekan penjualan di luar AS. Saham Johnson & Johnson mengimbangi dengan naik 1,5 persen setelah laba kuartalan mengalahkan perkiraan.

Indeks S&P 500 turun 0,2 persen menjadi 2,161.63 pada pukul 12:49 siang di New York, setelah indeks pada hari Senin ditutup pada semua waktu tertinggi untuk kelima kalinya dalam enam hari. Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir 2,63 poin ke 18,530.42, dengan kerugian diredam oleh keuntungan dalam J&J, sementara saham McDonald Corp. meningkat 1,7 persen. Indeks Nasdaq Composite turun 0,3 persen. Volume perdagangan saham di S&P 500 adalah 9 persen di bawah rata-rata 30-hari untuk hari ini.

Indeks S&P 500 merosot dari rekor, dengan indeks perdagangan berada dalam kisaran sempit sejak 2014, karena investor berhati-hati terhadap prospek keuntungan lebih lanjut menyusul beragamnya laporan pendapatan perusahaan.

Rekor baru-baru ini untuk ekuitas mendapatkan beberapa terpaan karena saham Netflix Inc. anjlok 13 persen setelah pertumbuhan pelanggan mengecewakan, dan Philip Morris International Inc. turun 3 persen setelah laba perusahaan meleset dari perkiraan karena penguatan dolar menekan penjualan di luar AS. Saham Johnson & Johnson mengimbangi dengan naik 1,7 persen setelah laba kuartalan mengalahkan perkiraan.

Indeks S&P 500 turun 0,1 persen menjadi 2,163.79 pada pukul 16:00 sore di New York, setelah membukukan level tertinggi sepanjang masa di lima dari enam hari sebelumnya. Indeks Dow Jones Industrial Average memperpanjang kenaikan untuk sesi kedelapan, terpanjang dalam lebih dari tiga tahun, karena keuntungan dalam Johnson & Johnson, UnitedHealth Group Inc. dan McDonald Corp. mendorong indeks.

Demikian kutipan Rifan Financindo dari Bloomberg.