Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Snapdragon 823 VS …???

11a9ece6-3a67-4af1-9383-d73218f90acc_169Rifan Financindo Berjangka -?Dengan klaim performa yang lebih baik dari pendahulunya, Snapdragon 823 bukannya tanpa lawan. Calon penerus Snapdragon 820 ini sudah harus siap-siap berhadapan dengan penantangnya yang kabarnya malah telah siap duluan.

Kalau Snapdragon 823 dari Amerika Serikat (AS), maka penantang yang dimaksud berasal dari Taiwan atau yang lebih dikenal sebagai MediaTek. Produsen chip ini sudah lebih dulu menyiapkan prosesor bernama Helio P20 sebagai lawan Snapdragon 823.

Bahkan kalau Snapdragon 823 baru terdengar baru-baru ini, Helio P2 kabarnya sudah siap sejak bulan Februari lalu. Tapi jangan bandingkan mentah-mentah antara Snapdragon 823 dan Helio P20, karena kedua prosesor sejatinya mengusung teknologi berbeda. Cukup keduanya dibandingkan berdasarkan nilai performa.

Karena masih mengambil basis dari pendahulunya, Snapdragon 823 tetap mengandalkan teknologi quad core yang digarap secara custom oleh Qualcomm sendiri. Produsen chip AS ini menamai core di Snapdragon 823 dengan sebutan Kryo, atau lebih tepatnya Kryo 200.

Sedangkan Helio P20 disebut oleh MediaTek sebagai True Octa core SoC. Dalam artian Helio P20 benar-benar menyodorkan performa octa core secara keseluruhan. Jadi kedelapan core bekerja bersamaan, tidak seperti prosesor octa core yang mengandalkan teknologi Big.LITLE, di mana kedelapan core prosesor dibagi menjadi dua bagian, masing-masing empat core.

Alhasil, dengan penggunaan delapan core sekaligus performa yang disodorkan juga terdongkrak signifikan. Apalagi kecepatan yang diusung Helio P20 juga tak bisa dianggap remeh, yakni mencapai 2,3 GHz. MediaTek sendiri menggunakan arsitekstur Cortex A53 di Helio P20.

Tapi meski menjalankan delapan core sekaligus, Helio P20 juga diklaim mampu memberikan efisiensi daya yang baik. Sebab seperti banyak prosesor saat ini, ke delapan core tak melulu aktif. Sistem akan menyesuaikan dengan kebutuhan, termasuk kecepatannya yang juga bisa turun-naik mengikuti beban penggunaan.

Tak cuma itu, Helio P20 juga dipastikan telah mendukung standar RAM baru LPDDR4X. Kelebihan RAM jenis ini terletak di konsumsi daya yang lebih rendah dari LPDDR4 yang kini banyak dipakai. LPDDR4X hanya butuh daya 0,6V untuk beroperasi, sedangkan LPDDR4 perlu 1,1V.

Bicara dukungan multimedia, Helio P20 juga sudah mendukung penggunaan kamera hingga 24 MP, termasuk perekaman video dengan resolusi 4K. Namun tak seperti Snapdragon 823 yang bisa merekam video 4K hingga 60 frame per second (fps), Helio P20 rekaman 4K-nya cukup di 30 fps.

Selain itu Helio juga hanya sanggup mendukung resolusi layar full HD, tak seperti Snapdragon 823 yang bisa sampai layar 4K. Meski demikian chip grafis yang diusung Helio P20 bisa menangani kedipan layar hingga 60 fps, di tambah lagi prosesor ini juga mendukung penggunaan dua layar sekaligus.

Tapi kalau bicara kecepatan download yang bisa ditangani, Snapdragon 823 jauh lebih baik. Modem X16 terbaru yang ditanam Qualcomm di calon prosesor barunya itu diklaim sanggup menyodorkan kecepatan hingga 980 Mbps. Sedangkan Helio P20 masih berkutat dengan LTE Cat6 yang maksimum kecepatannya berada di angka 600 Mbps.

Namun MediaTek tak berhenti sampai Helio P20, karena produsen ini juga tengah menggarap Helio X30 yang pastinya punya performa yang lebih baik lagi. Selain itu dari Samsung juga ada Exynos yang tak kalah kencang, termasuk pemain baru Huawei dengan Kirin 955.

Hanya saja dua nama terakhir sebenarnya lebih tepat diposisikan sebagai lawannya Snapdragon 820, bila dilihat dari waktu perilisannya yang sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu.