Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Setelah Rebound, Harga Minyak WTI Rabu Pagi Bergerak Terbatas

crude-oil4-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Pada akhir perdagangan Rabu dini hari harga minyak mentah WTI berhasil membukukan kenaikan yang cukup signifikan (16/9). Harga minyak mentah WTI ditutup menguat setelah Gedung Putih mengatakan tidak mendukung keinginan Kongres untuk menghapuskan larangan ekspor minyak mentah. Larangan ini telah diberlakukan selama 40 tahun belakangan.

Meningkatnya bursa saham AS juga menjadi pendorong kenaikan harga minyak mentah tersebut. Indeks benchmark S&P 500 mengalami kenaikan nyaris 1 persen. Kenaikan ini dipicu oleh membaiknya data penjualan eceran pada bulan Agustus lalu.

Pasar minyak mentah juga menantikan rilis data pasokan minyak mentah AS malam nanti. Perusahaan intelijen sektor energi Genscape mengatakan bahwa pasokan minyak mentah di Cushing, Oklahoma akan menunjukkan penurunan 1,8 juta barel pekan lalu. Data resmi dari Departemen Energi akan dirilis malam nanti.

Pada akhir perdagangannya harga minyak mentah WTI untuk kontrak Oktober terpantau ditutup pada posisi 44,59 dollar per barel. Harga komoditas tersebut membukukan kenaikan yang signifikan yaitu sebesar 59 sen atau setara dengan 1,3 persen. Harga sempat mengalami kenaikan lebih dari 1 persen pada sesi perdagangan malam tadi.

Harga minyak mentah berjangka Brent juga tampak mengalami peningkatan yang cukup mantap di akhir perdagangannya. Harga komoditas ini menguat sebesar 40 sen dan ditutup pada posisi 47,8 dollar per barel.

Pagi ini harga minyak mentah WTI di sesi Asia terpantau bergerak terbatas. Harga mengalami peningkatan sedikit dibandingkan level penutupan perdagangan dini hari tadi. Saat ini harga berada di posisi 44,99 dollar per barel.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia berpotensi untuk mengalami kenaikan lanjutan. Sentimen negatif masih cukup kuat terjadi di pasar minyak mentah berjangka ini akan tetapi didukung oleh membaiknya data ekonomi AS ada kemungkinan harga akan mengalami kenaikan terbatas.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami resistance di level 46,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 48,00 dollar. Jika terjadi pergerakan yang justru berbalik melemah harga akan menemui support pada posisi 43,00 dollar dan 41,00 dollar.