Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Setelah Empat Hari Rapuh, Kurs Sterling Dini Hari Flat

EUR-pixabay-15-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Poundsterling akhirnya stabil dengan penutupan Flat dini hari tadi (25/9) setelah sebelumnya 4 hari perdagangan tumbang terhadap dollar AS. Meski minim data indikator fundamental Inggirs sepanjang pekan ini namun data mengejutkan adalah defisit anggaran (Public Sector Net Borowing) mensinyalir kondisi fiskal yang tidak sehat.

Kemudian aktivitas manufaktur juga melambat menurut survei terakhir dari Konfederasi Industri Inggris. Indeks CBI turun pada tingkat tercepat dalam 2 tahun. Ekonom telah memprediksi Tren indeks ini (CBI Trend Orders) naik ke 0 dari -1 tapi malah jatuh ke -7. Data di atas turut membebani Poundsterling di tengah keyakinan beberapa spekulan yang yakin kenaikan suku bunga The Fed yang pertama akan dilakukan sebelum 2015 berakhir. Hal ini terus mengakat kinerja dollar AS.

Sementara itu beberapa rilis data AS tadi malam di sesi New York mixed saling menutupi kelemahan. Pesanan barang tahan lama (Durrable Goods Orders) AS untuk bulan ?Agustus menurun menjadi? -2.0% menysinyalir kelmahan PDB di kuartal ketiga nanti.Data mengecewakan lainnya datang dari sektor ketenagakerjaan yang melaporkan klaim pengangguran AS ningguan naik menjadi? 267 ribu orang dari minggu sebelumnya 264 ribu.

Data mengecewakan tersbut tertutupi oleh sektor properti AS yang mencatatakan penjualan rumah baru (New Home Sales) sebanyak 552 Ribu unit, dan ini adalah rekor tertinggi sejak 2008. Sehingga? dini hari tadi pair GBPUSD menglami penutupan flat di harga 1.5240 dengan capaian tinggi 1.5288 dan rendah 1.5200.

Memantau kurs Poundsterling pada pair GBPUSD saat ini (06:11:11 GMT+7) bergulir di kisaran 1.5228 turun tipis dari pembukaan 1.5241. Pair ini bergulir negatif pasca ketua The Fed Janet Yellen berbicara dalam Philip Gamble Memorial Lecture di University of Massachusetts, ia mengungkapkan harapanya untuk kenaikan suku bunga tahun ini meski tegas ia juga menambahkan tergantung pada prospek ekomi.

Secara teknikal,? Analyst Vibiz Resarch Center melihat pergerakan GBPUSD hari ini menghentikan pelemaganya namun masih memiliki ruang untuk kembali bearish hingga mendekati support kisaran 1.5170. Sehingga berdasarkan harga tinggi dan rendah sebelumnya maka pair ini berpotensi menyentuh support kisaran 1.5170 bahkan lebih dalam, namun jika terpantul maka diperkirana akan mengetes resisten kisaran 1.4300.