Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Sepi Sentimen, Laju IHSG Bakal Bervariasi

048368100_1438242477-20150730-Bursa-Saham-Jakarta2

Rifan Financindo Berjangka – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak variatif pada perdagangan saham menuju akhir pekan ini di tengah sepi sentimen di bursa saham.

Kepala Riset PT Universal Broker Securities Satrio Utomo mengatakan, saat ini belum ada sentimen positif jadi penopang laju indeks saham.”Kemarin IHSG ditutup di bawah support, artinya tren naik sudah berakhir dan konsolidasi,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Jumat (7/8/2015).

Dia menambahkan, belum adanya sentimen yang positif membuat gerak IHSG cenderung fluktuatif. “Belum ada yang bagus, IHSG rebound, ke depan tidak, mungkin jelek lagi. Tapi benar adanya orang perlu solusi kapan ekonomi tumbuh,” ujar Satrio.

Satrio menambahkan, IHSG juga dibayangi sentimen negatif. Rencana bank sentral Amerika Serikat (AS) menaikkan suku bunga acuan menjadi kekhawatiran para pelaku pasar. IHSG diperkirakan bergerak pada level support 4.750 dan resistance pada level 4.850. “Masih variasi, tapi sinyalnya memang negatif,” tutur dia.

Sementara itu, Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada mengatakan laju IHSG berada di area target support 4.778-4.835 dan juga sempat berada di area target resistance 4.867-4.875. Karena itu, Reza menuturkan, IHSG membutuhkan sentimen cukup kuat agar dapat bertahan atau berbalik arah menguat. “IHSG akan bergerak di rentang support 4.785-4.795 dan resistance 4.815-4.870,” kata Reza.

Dalam riset PT Sinarmas Sekuritas juga menyebut IHSG akan bergerak variatif. Indeks saham diperkirakan bergerak pada level support 4.780 kemudian resistance pada level 4.850.

Riset Sinarmas Sekuritas mengungkapkan, gerak IHSG dipengaruhi data klaim pengangguran? yang diperkirakan naik 4 ribu ke angka 271 ribu. “Dari Jepang menantikan pengumuman BOJ interest rate decision yang diperkirakan stagnan ke level 0 persen,” tulis laporan tersebut.

Analis PT Sinarmas Sekuritas pun merekomendasikan PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA).

Pada penutupan perdagangan saham Kamis pekan ini, IHSG turun 43,96 poin (0,91 persen) ke level 4.806,56. Indeks saham LQ45 tergelincir 1,05 persen ke level 818,88. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan kecuali indeks saham Pefindo25 naik 0,30 persen ke level 421,16. (Amd/Ahm)