Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Senyum Ahok Usai Diperiksa KPK

024291200_1462853408-20160510-Ahok-Dipanggil-KPK-Jakarta-Helmi-Afandi1Rifan Financindo Berjangka -? Setelah diperiksa selama delapan jam, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok?akhirnya keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mengenakan kemeja batik warna cokelat, Ahok keluar dengan tersenyum. Jepretan para juru foto pun menyambut saat Ahok keluar.

Selasa (10/5/2016) petang, Ahok keluar dari Gedung KPK pukul 17.49 WIB. Sebelumnya, mantan Bupati Belitung Timur itu datang dan mulai diperiksa pukul 09.36 WIB pagi.

Ia hanya memberikan penjelasan sedikit. Kemudian, Ahok langsung masuk ke mobil Toyota Land Cruiser warna hitam bernomor polisi B 1966 RFR.

Pemeriksaan Ahok hari ini terkait dengan langkah KPK?yang terus mendalami kasus dugaan suap pembahasan dua raperda terkait reklamasi pantai utara Jakarta. Untuk kepentingan itu, penyidik KPK memanggil Ahok sebagai saksi.

Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andrianti mengatakan, pada pemeriksaan kali ini lembaganya punya banyak pertanyaan.

“Yang bersangkutan dimintai keterangan tentang proses pembahasan raperda, latar belakang penetapan besaran kontribusi tambahan, dan perizinan reklamasi yang dikeluarkan selama yang bersangkutan menjabat,” ungkap Yuyuk.

Pada kasus dugaan suap?pembahasan Raperda Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RWZP3K) Provinsi Jakarta dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta ini, KPK menetapkan 3 orang sebagai tersangka.

Mereka adalah Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi, Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land (APL) Ariesman Widjaja, dan Personal Assistant PT APL Trinanda Prihantoro.