Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Sentimen Negatif Menguat, Harga Kedelai Kembali Jatuh

kedelai-700x357

Harga kedelai terpantau kembali ke trend melemah pada perdagangan pekan lalu. Pelemahan harga kedelai masih dipicu oleh rilis data USDA dengan penambahan sentimen negatif oleh pernyataan NOPA.

Rilis data USDA (Departemen Agrikultur Amerika Serikat), masih menjadi sentimen cukup kuat pada pergerakan harga kedelai pekan lalu. Rilis data USDA yang memberikan sentimen positif dan juga negatif, sebelumnya membuat pergerakan harga kedelai cenderung flat. Pergerkan harga yang cenderung flat dipicu oleh adanya prediksi peningkatan output kedelai As, namun persediaan kedelai terpantau mengalami penurunan. kedua sentimen tersebut berimbas pada harga kedelai yang bergerak cenderung flat pada perdagangan awal pekan.

Memasuki akhir pekan, harga kedelai anjlok pasca rilis data NOPA (Asosiasi Pengolah Minyak asal biji-bijian Amerika Serikat). NOPA merilis bahwa pengolahan kedelai untuk minyak nabati berada dalam level yang sama dengan ekspektasi analis. Hal tersebut membuat investor berasumsi tidak akan terjadi shock pada permintaan kedelai untuk minyak nabati. Pasca ?rilis pernyataan tersebut, harga kedelai terpantau anjlok hingga penutupan akhir pekan.

Pada perdagangan pekan lalu di Bursa CBOT, harga kedelai secara agregat mengalami pelemahan signifikan. Harga kedelai berjangka untuk kontrak Juli 2014 turun 1,48% ke tingkat harga $14,65/bushel atau melemah $22/bushel.

Harga kedelai diprediksi masih akan melanjutkan trend melemah pada perdagangan pekan ini. Hal tersebut dilandasi oleh kuatnya sentimen negatif dari prediksi peningkatan output yang masih belum diimbangi dengan kabar peningkatan permintaan kedelai global.

Kedelai Mei

?