Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Selasa Dini Hari Harga Minyak Mentah Masih Ditutup Lanjutkan Penurunan

A pump jack is seen at sunrise near Bakersfield

Rifan Financindo Berjangka – Dini hari tadi harga minyak mentah mengalami penutupan dengan membukukan penurunan yang makin kuat (18/8). Harga minyak mentah jatuh sebesar nyaris? persen setelah Jepang mengalami kontraksi ekonomi pada kuartal kedua lalu.

Kontraksi ekonomi Jepang akibat turunnya ekspor dan belanja konsumen mengakibatkan Asia kembali dilanda kekhawatiran bakal melambatnya ekonomi di kawasan tersebut. Ekonomi Jepang yang merupakan terbesar kedua di Asia dan nomer tiga di dunia mengalami kontraksi sebesar 1,6 persen (y/y) pada kuartal kedua lalu.

Malam tadi kenaikan nilai tukar dollar AS juga membuat harga makin melorot. Menguatnya nilai tukar dollar membuat harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi relatif lebih mahal bagi para pembeli luar negeri sehingga permintaannya mengalami penurunan.

Pada akhir perdagangan Selasa dini hari harga minyak mentah WTI berjangka untuk kontrak September ditutup anjlok pada posisi 41,87 dollar per barel. Harga komoditas ini mengalami penurunan signifikan sebesar 63 sen atau setara dengan 1,5 persen.

Pada perdagangan pagi ini harga minyak mentah WTI terpantau kembali mengalami penurunan terbatas, nyaris stagnan. Harga minyak mentah saat ini berada pada posisi 41,85 dollar per barel.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia berpotensi untuk melanjutkan penurunan yang memang sedang berlangsung. Sentimen negatif masih sangat kuat terjadi di pasar.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami resistance di level 43,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 45,00 dollar. Jika terjadi pergerakan yang makin melemah harga akan menemui support pada posisi 40,00 dollar dan 38,00 dollar.