Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham HK Naik, AS Melonjak | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT Rifan Financindo – Semarang, Saham-saham Hong Kong mengakhiri perdagangan tipis dengan penurunan dan menghentikan tiga pekan gain pada hari Jumat, karena investor menunggu jelang pelantikan Donald Trump sebagai presiden AS ke-45 esok hari.

Indeks Hang Seng turun 0,7%, ke level 22,885.91 poin pada sesi penutupan, sedangkan Indeks China Enterprises turun 0,8%, ke level 9,715.72 poin.

Indeks turun tipis 0,2% pekan ini.

Sektor energi melanutkan penurunan Kamis ini dan turun lebih dari 1,2%, sebagian terseret oleh indeks kelas berat PetroChina Co Ltd dan CNOOC Ltd.

Bursa saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Senin dengan penguatan yen mendorong eksportir turun sementara investor menunggu untuk melihat detail dari kebijakan ekonomi presiden baru AS.

Indeks acuan Nikkei 225 kehilangan 0,99 persen, atau 189,64 poin, menjadi 18,948.27 dalam beberapa menit pertama perdagangan sementara Indeks Topix turun 1,04 persen, atau 15,89 poin, menjadi 1,517.57.

Bursa saham AS ditutup lebih tinggi pada hari Jumat setelah muncul dari intraday tertinggi setelah Donald Trump dilantik sebagai presiden AS ke-45. Dalam pidato pelantikannya, presiden baru menegaskan kembali sikap proteksionis, tetapi tidak menawarkan rincian tentang bagaimana ia mencapai agendanya.

Indeks S&P naik 7 poin, atau 0,3%, untuk ditutup di level 2.271 untuk penurunan mingguan sebesar 0,2%. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 92 poin, atau 0,5%, dan berakhir di 19.824, turun 0,3% untuk minggu ini. Indeks Nasdaq Composite menguat 15 poin, atau 0,3%, dan ditutup di level 5555, turun 0,3% pada pekan ini.

Indeks Shanghai Composite berkurang 0,30 persen, atau 9,33 poin, ke 3.103.43.  Indeks Shenzhen Composite, terperosok 3,62 persen, atau 69,59 poin, ke 1.851,41 sedangkan indeks Hang Seng ditutup turun 1% di 22.718.

 Bursa China ditutup lebih rendah karena kekhawatiran listing sejumlah perusahaan di awal tahun akan menyerap dana investor dalam jumlah besar. Ada 45 IPO di tahun ini yang akan menyedot dana investor dalam jumlah besar.

 “Komentar media Xinhua tentang normalisasi IPO menimbulkan kekhawatiran suplai saham baru, dan hal itu menyebabkan the selloff,” ujar Guo Feng, dari Northeast Securities Co.

 “Investor merasa tidak punya likuiditas sebesar itu untuk membeli saham-saham IPO sebanyak itu,” papar Wang Chen, analis dari Xufunds Investment.

 Kemerosotan bursa Asia juga merespons koreksi indeks Dow Jones dan S&P akhir pekan lalu karena pasar saham AS menunggu pelantikan Donald Trump, Jumat mendatang. Pernyataan Trump diantisipasi pasar apakah sesuai dengan janji-janji kampanyenya yaitu memperbesar belanja fiskal untuk memacu pertumbuhan ekonomi AS.