Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham Eropa Datar, Saham AS Menurun Tajam, HK Melemah | RIFANFINANCINDO

rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifanfinancindo – Semarang, Bursa saham Eropa ditutup sedikit berubah, sebagian besar rebound dari kerugian sebelumnya setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan tekanan inflasi yang tetap terkendali.

Indeks Stoxx Eropa 600 turun tipis kurang dari 0,1 persen pada penutupan perdagangan, setelah sebelumnya jatuh sebanyak 0,4 persen. Mayoritas indeks acuan bergerak mendatar sejak awal tahun ini. Tingkat pengecer dan sektor bank membantu penurunan di sektor defensif termasuk produsen obat dan saham real estate pada hari Kamis.

Saham AS berakhir lebih rendah pada Kamis ini dengan Indeks Dow jatuh untuk sesi kelima beruntun karena para investor menunjukkan kehati-hatian menjelang pelantikan Presiden terpilih Donald Trump, Jumat.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 72,32 poin atau 0,4 %, menjadi berakhir pada level 19,732.40, dengan saham Exxon Mobil Corp dan Merck & Co memimpin penurunan. Indeks S & P 500 ditutup melemah 8,20 poin atau 0,4 %, berada di level 2,263.69, dengan saham real-estate dan sektor utilitas yang berkinerja paling rendah. Indeks Nasdaq Composite juga berakhir merosot 15,57 poin atau 0,3 %, di level 5,540.08.

Saham-saham Hong Kong mengikuti pasar Asia lebih rendah pada hari Kamis, dengan sentimen yang tertekan oleh petunjuk Ketua Federal Reserve Janet Yellen bahwa laju kenaikan suku bunga AS bisa dipercepat.

Indeks Hang Seng acuan turun 0,2%, ke level 23,049.96 poin. sedangkan Hong Kong Indeks China Enterprises turun 0,1%, ke 9,792.37 poin.

Kepercayaan investor tertekan setelah nada Yellen mengangkat imbal hasil AS Treasury dan dolar, yang membuat pasar negara berkembang kurang menarik.

kinerja sektor bervariasi, dengan perusahaan-perusahaan energi memimpin penurunan, turun sekitar 1% setelah ditutup pada tertinggi 2-1/2-bulan pada hari Rabu.

Bursa saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Jumat seiring investor berbalik menjadi berhati-hati sebelum pelantikan Presiden terpilih AS Donald Trump.

Indeks acuan Nikkei 225 tergelincir 0,11 persen, atau 20,66 poin, ke level 19,051.59 dalam beberapa menit pertama perdagangan sedangkan indeks Topix dari turun 0,08 persen, atau 1,16 poin, ke level 1,526.99.

Saham Cina memangkas penurunan mingguan setelah data menunjukkan pertumbuhan ekonomi nasional berakselarasi untuk pertama kalinya dalam dua tahun.

Shanghai Composite Index naik 0,3 persen pada pukul 10:19 pagi waktu Shanghai, mengurangi penurunan mingguan 0,1 persen. Indeks acuan ekuitas di Hong Kong yang sedikit tersentuh oleh data, dengan Indeks Hang Seng mempertahankan kehilangan 0,8 persen untuk hari ini. Shenzhen Composite Index naik 1 persen, setelah dua hari penurunan. INdeks ChiNext dari sebagian besar perusahaan teknologi perusahaan kecil melonjak 1,6 persen.

Produk domestik bruto China meningkat 6,8 persen dalam tiga bulan hingga Desember dari tahun sebelumnya, dibandingkan dengan 6,7 persen estimasi median dalam survei Bloomberg. Ekspansi setahun penuh sebesar 6,7 persen merupakan laju terlambat sejak tahun 1990, tetapi tepat di tengah-tengah target resmi 6,5-7 persen. Produksi industri naik 6 persen pada Desember dari tahun sebelumnya, dibandingkan dengan perkiraan perkiraan 6,1 persen.