Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham China & Jepang Menguat

rifanfinancindo berjangka

Rifan Financindo Berjangka – Semarang,?Bursa saham China naik, menuju kenaikan mingguan terbesar dalam sebulan, setelah data manufaktur resmi sesuai dengan perkiraan dan indeks kegiatan layanan menguat.

Indeks Shanghai Composite naik 0,4 persen, membuat kenaikan sejak Jumat lalu menjadi 3,1 persen. Indeks pembelian manajer non-manufaktur bulan Juni naik menjadi 53,7 dari 53,1 pada bulan sebelumnya, sedangkan PMI manufaktur berada di 50, garis pemisah antara peningkatan dan penurunan. China Coal Energy Co. nai-turun pada indeks perusahaan energi yang lebih tinggi karena minyak mentah memperpanjang keuntungan setelah reli kuartalan terbesar sejak tahun 2009. Pasar saham Hong Kong ditutup untuk liburan.

Berkat keuntungan ekuitas minggu ini, indeks Shanghai menguat pada bulan Juni untuk pertama kalinya dalam tiga bulan, menawarkan beberapa kelonggaran untuk pasar yang terperingkat di antara pasar saham dunia berkinerja terburuk selama dua belas bulan terakhir.

Indeks Shanghai Composite diperdagangkan di 2,942.01 pada pukul 10:09 pagi waktu setempat. Indeks CSI 300 naik 0,4 persen.

PMI manufaktur China turun ke 48,6 pada bulan Juni dari 49,2 pada Mei, hasil survei terpisah oleh Caixin Media dan Markit Economics menunjukkan pada hari Jumat. Perkiraan terbaru adalah yang terendah sejak Februari.

Bursa Jepang naik, dengan indeks Topix menuju kenaikan mingguan terbesar sejak April, karena bank sentral di Eropa mengisyaratkan kebijakan moneter yang lebih longgar, mengurangi ketidakpastian atas dampak dari keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa.

Indeks Topix naik 0,7 persen menjadi 1,254.15 pada istirahat perdagangan di Tokyo, dan berada di jalur untuk kenaikan 4,1 persen dalam minggu ini. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,7 persen menjadi 15,679.85. Sementara yen naik 0,3 persen menjadi 102,90 per dolar setelah jatuh selama tiga hari sedangkan Indeks MSCI All Country World naik.

Bank Sentral Eropa sedang mempertimbangkan pelonggaran aturan untuk pembelian obligasi dalam program stimulus untuk memastikan kecukupan ketersediaan utang untuk membeli setelah Brexit vote. Gubernur Bank of England Mark Carney juga mengatakan BOE bisa menurunkan suku bunga dalam beberapa bulan untuk melindungi ekonomi yang terguncang dengan keputusan mengejutkan keluar dari UE.

Indeks pabrik resmi China melemah ke garis pemisah antara peningkatan dan penurunan.

Indeks manufaktur pembelian manajer bertahan di angka 50 pada bulan Juni, National Bureau of Statistics mengatakan pada hari Jumat, pencocokan perkiraan ekonom dalam survei Bloomberg dan turun dari 50,1 pada bulan Mei. Indeks non-manufacturing PMI berada di 53,7, dibandingkan dengan 53,1 pada bulan sebelumnya. Angka di atas 50 menunjukkan kondisi membaik.

Bank sentral China telah mempertahankan suku bunga utamanya pada rekor terendah sejak Oktober lalu untuk membantu menopang pertumbuhan karena para pembuat kebijakan berusaha untuk mengendalikan kelebihan kapasitas tanpa menggelincirkan perekonomian.

Demikian kutipan Rifan Financindo Berjangka dari Bloomberg.