Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham Asia Variatif, HK Lesu Pasca Holiday | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT Rifan Financindo – Semarang, Bursa Hong Kong melemah pada hari Rabu seiring pedagang kembali dari liburan panjang dan terjebak pada kerugian di pasar luar negeri di tengah kekhawatiran yang meningkat mengenai kebijakan Presiden AS Donald Trump.

Indeks acuan Hang Seng memangkas penurunan sebelumnya dan berakhir 0,18 persen lebih rendah di level 23,318.39 poin di hari pertama perdagangan sejak Jumat. China Enterprises Index turun 0,48 persen, ke level 9,756.61 poin.

Pasar ekuitas global memerah seiring investor khawatir atas sikap proteksionis Trump dan pembatasan imigrasi.

Tekanan dari komentar Trump sebagian diimbangi oleh data manufaktur China yang kuat.

Sektor manufaktur China tumbuh sedikit lebih cepat dari yang diharapkan pada bulan Januari seiring negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia ini terus mendapatkan keuntungan dari rekor pinjaman bank dan melonjaknya konstruksi.

Saham konsumen staple Want Want China Holdings Ltd, yang naik 11,6 persen pekan lalu, memimpin penurunan di indeks utama setelah jatuh 3,1 persen. PetroChina Co Ltd dan Kunlun Energy Co Ltd turun 1,5 persen.

Saham game Macau jatuh setelah pusat kasino terbesar di dunia mencatat kenaikan lebih lambat dari yang diharapkan sebanyak 3,1 persen dari pendapatan perjudian di bulan Januari.

SJM Holdings Ltd dan Galaxy Entertainment Group Ltd memimpin penurunan, jatuh 2,7 persen. Sands China Ltd turun 2,2 persen. Wynn Macau Ltd dan MGM China Holdings Ltd turun lebih dari 1 persen.

Pasar China ditutup untuk liburan Tahun Baru Imlek dan akan melanjutkan perdagangan pada hari Jumat.

Saham-saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Kamis, dipimpin di wilayah positif dari Wall Street didorong oleh data ekonomi AS yang kuat dan prospek perekonomian yang optimis dari Federal Reserve.

Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,10 persen atau 19,33 poin, ke level 19,167.41 dalam beberapa menit pertama perdagangan sedangkan Indeks Topix dari semua bagian pertama menguat 0,19 persen atau 2,92 poin, berada di level 1,530.69.

Saham di Asia bervariasi seiring para investor mengkaji laporan laba perusahaan, sementara yen rebound setelah Federal Reserve memberi investor sedikit gambaran untuk mengubah pandangan mereka tentang laju kenaikan suku bunga AS.

Saham Australia dan Korea Selatan sedikit lebih tinggi, sementara Indeks Topix Jepang menghentikan kenaikan awal karena penguatan yen. Kontrak pada Indeks S & P 500 tergelincir setelah indeks acuan naik tipis pada hari Rabu. Minyak merosot sementara harga emas bergerak lebih tinggi. Keuntungan Aussie diperpanjang setelah data perdagangan melampaui estimasi. Sedangkan pasar financial China tetap ditutup untuk hari terakhir liburan Tahun Baru Imlek yang dimulai dari Jumat lalu.

The Fed menegaskan kembali niatnya untuk menaikan suku bunga secara bertahap didukung membaiknya pasar tenaga kerja, memicu meningkatnya kepercayaan di kalangan konsumen AS dan bisnis. Investor sekarang akan melihat ke arah data pekerjaan yang akan dirilis hari Jumat setelah ketidakpastian yang diciptakan selama dua minggu pertama pasca Donald Trump menjabat yang membawa indeks ekuitas turun dari rekor tertinggi.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,4 persen. Indeks Topix Jepang turun 0,4 persen dan Indeks S & P / ASX 200 Australia menguat 0,2 persen. Indeks Kospi Korea Selatan meningkat 0,4 persen.

Indeks Spot Dollar Bloomberg kehilangan 0,2 persen, bersiap untuk level penutupan terendah sejak November. Indeks itu telah naik sebanyak 0,4 persen setelah data ADP Research Institute hari Rabu menunjukkan bahwa gaji swasta meningkat sebesar 246.000, dibandingkan dengan 168.000 menurut perkiraan rata-rata analis yang disurvei oleh Bloomberg.

Yen naik 0,3 persen ke level 112,92 per dolar, setelah hari Rabu turun untuk pertama kalinya dalam tiga hari terakhir.

Aussie menguat 0,6 persen ke level 76,29 sen AS terkait surplus perdagangan pemerintah di bulan Desember mengalahkan perkiraan.