Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham Asia Terpuruk

rifanfinancindo

Rifan Financindo – Semarang,?Saham China ditutup melemah tajam pada hari Rabu, dengan indeks utama membukukan performa harian terburuk dalam enam minggu, seiring investor melakukan sell off pada kekhawatiran bahwa perubahan peraturan akan terjadi.

Aksi jual yang dipimpin oleh saham perusahaan kecil, dengan ChiNext Growth Index, yang sebagian besar mengikuti jejak perusahaan teknologi kecil di Shenzhen, terkoreksi hampir 6 persen, namun saham keuangan blue chip juga turun, seperti yang dialami beberapa kelompok saham hot concept seperti saham teknologi dan saham -terkait karbon yang telah melihat naik tajam dalam beberapa hari terakhir.

Indeks CSI300 dari perusahaan terbesar yang terdaftar di Shanghai dan Shenzhen turun 1,6 persen ke level 3,218.24 poin, sedangkan indeks komposit Shanghai turun 1,9 persen ke level 2,991.12. Keduanya turun lebih dari 3 persen pada satu titik dalam perdagangan sore hari.

Analis menunjuk ke sebuah pertemuan di Beijing pada hari Selasa di mana pejabat memperingatkan gelembung aset – tanpa info yang lebih spesifik – dan laporan media yang belum terkonfirmasi bahwa regulator sedang mempersiapkan untuk membatasi perusahaan WMP dari membeli saham.

Pukulan kedua datang dari peningkatan persyaratan pengungkapan bagi perusahaan dengan saham yang telah memperlihatkan gerakan tajam yang tidak bisa dijelaskan.

Saham Eropa akhirnya bisa keluar dari fase mati suri nya setelah ditutup sedikit berubah selama empat hari berturut-turut.

Pengumuman laporan laba dari perusahaan termasuk LVMH Louis Vuitton SE dan dan Rightmove Plc, serta optimisme tentang stimulus bank sentral mendorong ekuitas ke level yang lebih tinggi. Stoxx Europe 600 Index bertambah 0,5 persen pada pukul 08:23 pagi waktu London.

Sejak menyentuh level satu bulan tertinggi pekan lalu, rebound pada indeks ekuitas Eropa terhenti, dan ditutup dari jarak 1,5 persen untuk menghapus kerugian imbas Brexit nya pada hari Selasa. Sementara Presiden Mario Draghi mengatakan pekan lalu Bank Sentral Eropa akan mempertimbangkan untuk meningkatkan stimulus ketika memiliki gambaran yang lebih jelas tentang dampak dari referendum Brexit, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengumumkan rencana untuk menggelontorkan lebih dari 28 triliun yen ($ 265 miliar) dalam paket stimulus, Kyodo news melaporkan. Federal Reserve akan mengumumkan keputusan suku bunga setelah penutupan pasar Eropa hari ini.