Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham Asia Reli Naik | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifan Financindo – Semarang,?Saham Hong Kong melayang mendekati level tertinggi 10-bulan pada hari Rabu, membukukan gain sebulan yang solid, di tengah tanda-tanda bahwa arus masuk uang dari China meningkat dalam beberapa hari terakhir terkait persiapan untuk koneksi saham Shenzhen-Hong Kong masuk ke level tertingginya.

Indeks Hang Seng turun 0,2%, ke level 22,976.88, tetapi mencatat gain 5% untuk bulan Agustus.

Indeks China Enterprises turun 0,6%, ke level 9,541.80 poin, membukukan kenaikan bulanan 6,5%.

Arus masuk uang China ke Hong Kong di bawah skema koneksi saham Shanghai-Hong Kong mencapai level tertinggi dalam dua bulan pada hari Selasa.

Kantor berita resmi Xinhua melaporkan skema yang sama yang menghubungkan Hong Kong dan Shenzhen diharapkan akan dirilis pada pertengahan atau akhir November.

Analis Merrill Lynch William Chan menulis sebuah laporan pekan lalu memberi saran kepada klien untuk membeli saham Hong Kong mungkin memperoleh manfaat dari koneksi dengan Shenzhen.

Pada hari Rabu, sebagian besar sektor berakhir lebih rendah, dengan saham bahan pokok memimpin penurunan.

Huadian Power merosot 4,7% ke level terendah dalam lebih dari dua tahun setelah mengatakan laba semester pertama turun 30,9%.

Saham Asia menguat, dengan penguatan saham Jepang pada bulan Agustus untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun, terkait reli sektor perbankan dan yen yang melemah di tengah harapan untuk kenaikan suku bunga AS tahun ini.

Indeks mMSCI Asia Pacific naik 0,1 persen ke 138,11 pada 17:01 sore di Tokyo. Indeks tersebut telah mengalami kenaikan sebesar 1,2 persen bulan ini setelah menguat 5,8 persen pada bulan Juli. Indeks Topix Jepang naik 1,3 persen, menghapus kerugian untuk Agustus, karena yen diperdagangkan pada 103,28 dolar. Mata uang itu jatuh selama lima hari berturut-turut sampai Selasa kemarin, rentang waktu terpanjang sejak Maret, di tengah memuncaknya spekulasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunganya.

Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,3 persen. Indeks S & P / ASX 200 Australia turun 0,8 persen karena penurunan pada mineral explorer BHP Billiton Ltd. Sementara indeks S & P / NZX 50 Selandia Baru naik 0,2 persen.

Saham China menguat pada hari Rabu jelang berakhirnya musim laporan pendapatan, dengan hasil sementara mengalahkan perkiraan yang pesimis di tengah tanda-tanda bahwa investor yang didukung negara telah membeli saham blue-chip dalam upaya untuk membantu menstabilkan pasar.

Indeks CSI300 blue-chip naik 0,5 persen, untuk ditutup di elvel 3,327.79, sementara indeks komposit Shanghai bertambah 0,4 persen untuk mengakhiri hari di level 3,085.49 poin.

Untuk bulan ini, CSI300 dan SSEC naik 3,9 persen dan 3,6 persen, masing-masing.

Hampir seluruh perusahaan dari 3.000 perusahaan yang terdaftar di negara itu menerbitkan laporan pendapatan setengah tahun mereka, mereka membukukan penurunan 5,5 persen pada laba bersih gabungan nya, menurut pihak ofisial China Securities Journal.

Namun dengan bantuan dari banyak investor, tiga-perlima dari perusahaan yang terdaftar melaporkan pertumbuhan pendapatan, sementara sektor seperti baja dan batubara menunjukkan tanda-tanda tentative untuk pemulihan.

Investor mendapatkan kepercayaan diri menyusul terdapat informasi rahasia perusahaan yang mnegatakan bahwa sekelompok investor yang didukung negara pada semester pertama meningkatkan kepemilikan mereka di dalam berbagai perusahaan besar termasuk PetroChina, Bank of Communications, Agricultural Bank of China dan CRRC Corp.

Sentimen juga terbantu oleh lonjakan di sektor properti. Bellwether Vanke melonjak 10 persen di Shanghai di tengah berita bahwa Nexus Capital telah meningkatkan kepemilikan sahamnya di Bursa Hong Kong yang terdaftar Vanke.