Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham Asia Menguat Pagi Ini

pt rifan financindo berjangka

PT Rifan Financindo Berjangka – Semarang,?Saham Hong Kong berakhir naik pada Senin sejalan dengan saham Eropa dan sebagian besar saham Asia lainnya, tidak terpengaruh lemahnya momentum harga rumah di China pada bulan Juni yang melemahkan saham China.

Indeks Hang Seng naik 0,7 persen, ke 21,803.18, sedangkan Indeks China Enterprises naik 0,5 persen, ke 9,090.95 poin.

Total volume perdagangan perusahaan yang termasuk dalam indeks HSI adalah 1,4 miliar saham.

Saham Jepang naik untuk hari keenam, dengan indeks Topix menuju kenaikan beruntun terpanjang dalam sembilan bulan terakhir, karena yen melemah mendorong eksportir sementara produsen barang produk-produk memimpin kenaikan.

Indeks Topix naik 0,3% menjadi 1,320.79 pada 09:19 pagi di Tokyo, di jalur untuk melebarkan gain terpanjang sejak 7 Oktober. Pasar saham ditutup pada hari Senin di Jepang untuk hari libur umum. Nikkei 225 Stock Average naik 0,3%. Yen diperdagangkan pada 105,98 per dolar pada Selasa setelah turun 1,2% Senin. Indeks S & P 500 naik 0,2% pada hari Senin, ditutup pada rekor untuk kelima kalinya dalam enam hari.

Mayoritas saham Asia menguat pasca pelemahan yen melemah yang mendorong saham Jepang dan investor mempertimbangkan prospek stimulus tambahan dari bank sentral global.

Indeks MSCI Asia Pacific sedikit berubah pada level 133,90 pada 09:17 pagi di Tokyo, dengan 278 saham naik dan 214 menurun. Indeks Topix naik 0,2% setelah pasar kembali perdagangan setelah hari libur Senin karena yen yang lebih lemah mengangkat prospek bagi eksportir Jepang. Indeks S & P 500 ditutup pada rekornya untuk kelima kalinya dalam enam hari, karena investor mengabaikan kekhawatiran atas gagalnya upaya kudeta di Turki.

yen terpantau alami penguatan terhadap dollar AS setelah jatuh ke level rendah 3 minggu terhadap greenback akibat ketidakpastian lonjakan safe haven pasca insiden kudeta Turki akhir pekan lalu.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, USDJPY melemah 0.10% di level 106.05 dimana pasangan tersebut telah bergerak menyentuh level low di 105.96 dan level high di 106.33 pada pagi hari ini. Sedangkan untuk index dollar AS, yang memperlihatkan performa greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya terpantau menguat 0.03% di level 96.59.

Melemahnya kekhawatiran atas prospek pertumbuhan ekonomi zona euro dan masalah politik saat ini, tampak terlihat telah mengembalikan sentimen para investor untuk masuk kembali ke dalam perdagangan mata uang.

Seorang kepala strategi mata uang CIBC London Jeremy Stretch mengatakan bahwa skenario saat ini telah mereda dan berfokus kepada kebijakan moneter kedepannya pasca jatuhnya mata uang yen terhadap dollar pada pekan lalu.

Sementara itu, pusat perhatian pasar pada pagi ini tengah berfokus kepada hasil pertemuan kebijakan Bank Sentral Australia yang dijadwalkan rilis pada pukul 08.30 waktu Jakarta. Sejalan dengan adanya laporan tersebut, pasar forex maupun commodityglobal berpotensi mengalami gejolak pegerakan.