Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham Asia Menguat Ditengah Reli Equitas Global Diikuti Saham AS | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

rifan financindo

RIFANFINANCINDO

Rifanfinancindo – Semarang, Saham Hong Kong dan Shenzhen jatuh Senin ini terkait perhubungan yang lama tertunda antara dua bursa turun ke awal yang lemah, dengan kekhawatiran tentang ketidakpastian Eropa membayangi pembukaan hubungan tersebut.

Indeks Hang Seng turun 0,26 persen, atau 59,27 poin, menjadi ditutup pada 22.505,55 dan indeks Shenzhen Composite, yang mengikuti saham di bursa kedua China, melemah 0,78 persen, atau 16,32 poin, ke2,068.17.

Indeks Shanghai Composite jatuh 1,21 persen, atau 39,13 poin, ke 3,204.71.

Saham Asia naik, mengikuti reli global, karena ekuitas rebound di seluruh wilayah dari Penurunan terlihat setelah suara Italia contre reformasi konstitusi.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,9% pada 09:05 pagi di Tokyo. Indeks Dow Jones Industrial Average naik ke rekor pada Senin karena laporan Menunjukkan pertumbuhan industri jasa Amerika pada bulan November berada di laju tercepat dalam 13 bulan, hanya satu pekan menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve yang mengharapakan kenaikan suku bunga.

Indeks Topix Jepang Naik 1,1% karena yen masih melemah pada Senin. Indeks Australia S & P / ASX 200 naik 0,5%. Ekonom memproyeksikan Reserve Bank of Australia akan terus menargetkan suku bunga di 1,5% pada Selasa. Indeks Kospi Korea Selatan menguat 0,9% dan Indeks Selandia Baru S & P / NZX 50 naik 0,4%.

Saham Jepang menguat, mengikuti gain dalam ekuitas AS, karena kekhawatiran atas ketidakstabilan politik di Italia yang mereda serta data ekonomi Didorong kepercayaan pertumbuhan ekonomi Amerika.

Indeks Topix naik 1,1% pada 09:06 pagi di Tokyo setelah yen tergelincir sebanyak 0,3% terhadap dolar di New York. Industri Jasa Amerika meluas pada bulan November di laju tercepatnya sejak Oktober 2015, dengan Indeks non-manufaktur Institute Supply Management naik menjadi 57,2, melampaui semua perkiraan. Data di atas 50 menrupakan sinyal pertumbuhan.

Saham-saham di bursa AS menguat, dan melambungkan indeks Dow Jones ke rekor barunya pada perdagangan Senin atau Selasa dini hari (6/12/2016) waktu Indonesia.

Sementara itu, saham-saham perbankan juga mencatatkan gain yang besar di perdagangan awal pekan, sedangkan saham-saham teknologi bergerak melemah seiring dengan usainya pilpres AS.

Adapun saham-saham sektor energi bergerak menguat seiring dengan naiknya harga minyak di level tertinggi sejak Juli 2015.

Indeks Dow Jones ditutup naik sebesar 45,82 poin atau 0,2 persen dan ditutup di posisi 19.216,31. Sementara itu, indeks Standard & Poor’s 500 menguat 0,6 persen ke level 2.204,71 dan indeks ditutup naik 1 persen ke posisi 5.308,89.

Saham-saham perusahaan skala menengah dan kecil juga menguat seiring dengan naiknya indeks Russell 2000 yang ditutup naik 1,8 persen. Perusahaan-perusahaan skala kecil yang memiliki fokus bisnis di pasar domestik berpotensi mendapatkan keuntungan yang lebih seiring dengan naiknya pertumbuhan ekonomi AS.