Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham Asia Menghijau Sesi Pembukaan | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifan Financindo – Semarang, Saham Asia menguat setelah Federal Bureau of Investigation menegaskan kembali pandangannya bahwa penanganan Hillary Clinton terkait e-mailnya di saat ia menjabat sebagai sekretaris negara bukan merupakan kejahatan.

MSCI Asia Pacific Index naik 0,2 persen ke level 136,93 pada pukul 09:01 pagi waktu Tokyo. Indeks Topix Jepang bertambah 1,2 persen seiring penurunan 1 persen yen terhadap dolar. Saham berjangka AS melonjak, seperti yang dilakukan peso Meksiko. Indeks saham Asia telah merasakan penurunan selama dua minggu terakhir dan Indeks S & P 500 telah membukukan penurunan harian beruntun terpanjang sejak tahun 1980 seiring menipisnya keunggulan Clinton atas Donald Trump di sebagian besar jajak pendapat setelah FBI membuka kembali penyelidikan terkait server e-mail yang tidak sah.

FBI mengatakan bahwa mereka tetap pada pandangnnya bahwa penanganan Clinton terkait e-mailnya selama masa jabatannya sebagai sekretaris negara bukan sebuah kejahatan setelah meninjau komunikasi baru yang berpotensi terkait dengan kandidat Demokrat, pimpinan James Comey mengatakan dalam sebuah surat kepada Kongres pada hari Minggu di AS. Pernyataan itu datang lebih dari seminggu setelah Comey mengatakan biro mencari e-mail lain yang terkait dengan kasus Clinton.

Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,8 persen, S & P / ASX 200 Index Australia bertambah 1 persen dan S & P / NZX 50 Index Selandia Baru melonjak 1,4 persen. Pasar di China dan Hong Kong belum memulai perdagangan saat berita ini diturunkan.

Saham Jepang menguat seiring melemahnya yen meningkatkan prospek bagi eksportir, setelah Federal Bureau of Investigation mengatakan bahwa mereka mempertahankan kesimpulan sebelumnya bahwa penanganan Hillary Clintonnuntuk e-mailnya bukan merupakan kejahatan.

Indeks Topix melompat 1,4 persen pada pukul 09:14 pagi waktu Tokyo, setelah membukukan kinerja terburuk mingguannya sejak Juli pekan lalu. Yen jatuh 1 persen terhadap dolar dan berjangka pada S & P 500 Index berjangka melonjak seiring aset berisiko membuat gain global. Ekuitas merosot pekan lalu seiring menipisnya keunggulan suara kandidat Demokrat untuk memenangkan 8 November nanti melawan calon Partai Republik Donald Trump dalam jajak pendapat belakangan ini ketika FBI mengungkapkan bahwa mereka membuka kembali penyelidikan atas penggunaan server e-mail yang tidak sah.

Lebih dari 150 perusahaan Topix dijadwalkan untuk melaporkan pendapatan pada hari Senin, termasuk Isuzu Motors Ltd dan Nissin Corp.

Kontrak pada S & P 500 naik 1,3 persen setelah indeks dasar ekuitas ini turun 0,2 persen pada hari Jumat untuk memperpanjang penurunan beruntun terpanjangnya dalam lebih dari tiga dekade terkait data ekonomi terbaru mendukung spekulasi suku bunga akan naik sebelum akhir tahun dan investor tetap waspada sebelum pilpres AS presiden.

Indeks saham Hong Kong meninggalkan level terendah tiga bulannya seiring FBI mengatakan penanganan Hillary Clinton untuk e-mail nya bukan merupakan kejahatan sehingga meningkatkan peluang capres democrat ini pada malam pemilu AS. Pengembang properti jatuh menyusul pemerintah mendorong langkah-langkah untuk mengekang lonjakan harga rumah.

Indeks Hang Seng naik 0,5 persen pada pukul 09:52 pagi waktu setempat. Indeks itu jatuh untuk delapan dari sembilan hari terakhir seiring arus masuk daratan melambat dan kecemasan investor tumbuh menjelang pemilihan AS. Indeks Hang Seng Property merasakan penurunan terbesar sejak Januari setelah pemerintah menaikkan materai pada pembelian rumah bagi sebagian orang.

Transaksi properti akan jatuh sebanyak 70 persen dalam tiga bulan ke depan setelah bergerak tak terduga, menurut Centaline Property Agency Ltd., sedangkan South China Morning Post melaporkan bahwa para pengembang telah menangguhkan penjualan di kota. Para pengunjuk rasa turun ke jalan pada hari Minggu sebelum Kongres Nasional Rakyat China menjelaskan hukum kota. Di AS, Federal Bureau of Investigation tetap pada kesimpulan bahwa penanganan Clinton terkait e-mailnya di saat ia menjabat sebagai sekretaris negara bukan merupakan kejahatan sehingga meningkatkan peluang demokrat sebelum pemilu pekan ini.

Saham Jepang naik seiring turunnya yen sehingga meningkatkan prospek bagi eksportir, setelah Federal Bureau of Investigation mengatakan mereka mempertahankan kesimpulan sebelumnya bahwa penanganan Hillary Clinton untuk e-mailnya bukan merupakan kejahatan.

Indeks Topix naik 1,1% ke level 1,361.68, naik tertinggi dalam sekitar satu bulan pada istirahat perdagangan di Tokyo hari ini, setelah membukukan kinerja terburuk mingguan sejak Juli. Nikkei 225 melompat 1,4% ke level 17,135.40.

Yen jatuh 1,1% terhadap dolar ke level 104,21 dan berjangka pada Indeks S & P 500 melonjak seiring aset berisiko membuat keuntungan global. . Ekuitas merosot pekan lalu seiring menipisnya keunggulan suara kandidat Demokrat untuk memenangkan 8 November nanti melawan calon Partai Republik Donald Trump dalam jajak pendapat belakangan ini ketika FBI mengungkapkan bahwa mereka membuka kembali penyelidikan atas penggunaan server e-mail yang tidak sah.

Eksportir termasuk pembuat mobil dan produsen alat listrik memberikan dorongan terbesar ke Topix, dengan Toyota Motor Corp dan Softbank Group Corp masing-masing naik 1,8 persen dan 1,6 persen,. Sekitar empat saham naik untuk setiap satu yang jatuh pada indeks acuan tersebut.