Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham Asia Memerah

rifan financindo

PT Rifan Financindo – Semarang,?Saham Jepang ditutup menguat, dengan indeks Topix membukukan kenaikan beruntun terpanjang dalam sembilan bulan terakhir, karena yen melemah sehingga mendorong eksportir, mengimbangi penurunan SoftBank Group Corp.

Topix naik 1,1% menjadi 1,331.39 pada sesi penutupan di Tokyo. Kenaikan keenam secara berturut-turut, ini merupakan yang terpanjang sejak 7 Oktober. Nikkei 225 Stock Average naik 1,4%. Yen diperdagangkan pada 106,06 per dolar pada Selasa setelah tergelincir 1,2% pada Senin, ketika pasar ekuitas ditutup untuk libur. SoftBank mencatat penurunan terbesar dalam empat tahun setelah pihaknya setuju untuk membeli saham ARM Holdings Plc yang berbasis di U.K. senilai $ 32 miliar.

Saham China jatuh pada hari Selasa karena investor khawatir bahwa pemulihan di sektor properti kehilangan tenaga? sehingga menambah ketidakpastian atas prospek ekonomi.

Pedagang juga tetap mencermati pada pelemahan yuan, yang menerobos level support psikologis penting pada akhir Senin.

Indeks CSI300 yang merupakan perusahaan terbesar yang terdaftar di Shanghai dan Shenzhen berakhir 0,4% lebih rendah pada 3,248.23 poin, sedangkan indeks Shanghai Composite turun 0,2% menjadi 3,036.60.

Sub-indeks properti SSEC turun 0,7%.

Data lain menunjukkan investasi properti stagnan pada Juni, sementara kenaikan harga rumah melambat untuk bulan kedua secara beruntun.

yuan tergelincir di bawah 6,7 terhadap dolar untuk pertama kalinya dalam lebih dari lima tahun pada hari Senin tetapi pulih dari beberapa kerugian pada Selasa. Namun, sebagian besar pengamat pasar melihatnya akan melemah lebih lanjut di akhir tahun.

Indeks Shanghai Composite turun di bawah level kunci 3.000 pada awal Januari dan telah berjuang untuk mempertahankan pemulihan atas sebagian besar tahun ini.

Volume relatif hangat, dengan Volume saham di Shanghai di 15.49 miliar saham, di bawah rata-rata sekitar 17 miliar selama tiga sesi sebelumnya. Di Shenzhen, volume bearda di 19.99 miliar saham.

Saham Hong Kong jatuh pada Selasa ini karena investor mengambil keuntungan setelah kenaikan tajam selama dua minggu terakhir.

Analis mengatakan sinyal global sangat mendukung untuk ekuitas Hong Kong tetapi bahwa para investor cenderung mengambil keuntungan setelah Hang Seng mencatatkan pekan terbaiknya dalam lebih dari satu tahun pada pekan lalu.

Indeks Hang Seng turun 0,6 persen ke 21,673.20 poin, sedangkan Indeks China Enterprises turun 1,1 persen menjadi 8,988.79.

Total volume perdagangan perusahaan yang termasuk dalam indeks HSI adalah sebesar 1,3 miliar saham.