Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham Asia Melanjutkan Penurunan Karena Lemahnya Saham Jepang

rifan financindo berjangka

Rifan Financindo – Semarang,?Bursa saham China merosot pada Rabu ini, dengan saham properti anjlok tajam karena investor mengambil keuntungan dari enam hari kenaikan.

Saham keuangan juga berada di bawah tekanan setelah regulator dikabarkan meluncurkan cek kesehatan nasional pada industri perbankan, mengimbangi kekuatan dalam sumber daya dan saham material.

Indeks Blue-chip CSI 300 turun 0,4 % ke level 3,243.34 poin, sedangkan Indeks Shanghai Composite lebih rendah 0,2 % ke level 3,018.75 poin.

Saham Hong Kong menyentuh level tertinggi delapan bulan terbaru pada hari Rabu, sebelum tergelincir kembali, seiring investor pemburu yield terus mencari bargain.

Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,1 persen ke level 22,492.43 poin. Indeks telah menguat sekitar 9 persen selama bulan lalu.

Hong Kong China Enterprises Index bertambah 0,2 persen untuk mengakhiri hari di level 9,315.50.

Bursa saham Hong Kong sekarang berada di sekitar 25 persen lebih murah daripada rekan-rekan daratan mereka, menurut sebuah indeks yang membandingkan pasar.

Sebagian besar saham-saham Asia turun karena saham Jepang melemah di tengah penguatan yen, sementara kekhawatiran tentang valuasi yang tinggi menyeret ekuitas di India dan Indonesia yang lebih rendah.

Sekitar 550 saham turun dan 395 naik karena Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,2 persen menjadi 138,91 pada pukul 16:10 sore di Singapura. Indeks Topix Jepang tergelincir untuk pertama kalinya dalam tiga hari sebelum hari libur nasional karena yen diperdagangkan lebih kuat 0,4 persen. Saham India, diperdagangkan mendekati level paling tinggi dalam 15 bulan, tenggelam 1,1 persen, sedangkan valuasi termahal sejak 2007 membebani saham-saham Indonesia. Ekuitas Taiwan ditutup pada level tertinggi 13-bulan di tengah melonjaknya pembelian asing.

Indeks acauan ekuitas Asia telah reli sebesar 23 persen dari terendahnya di bulan Februari, mengabaikan efek pemilu Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa karena bank sentral melepaskan pelonggaran moneter lebih lanjut sedangkan data ekonomi memicu kepercayaan di ekonomi terbesar dunia. Penurunan dilanjutkan pada minyak yang membebani optimisme investor, dan saham China serta Jepang keduanya telah merosot dalam tahun ini bahkan setelah indeks regional pulih.

Bursa saham Jepang menghentikan reli penguatan dalam tiga hari terakhir pada perdagangan hari ini, Rabu. Indeks Topix ditutup melemah 0,20% atau 2,66 poin ke 1.314,83, sedangkan indeks Nikkei 225 Stock Average ditutup melemah 0,18% atau 29,85 poin ke level 16.735,12. ?Pasar mengambil nafas, dengan banyak investor berlibur pada musim panas,? kata Chihiro Ohta, analis senior SMBC Nikko Securities Inc kepada Bloomberg.

Ia melanjutkan, investor cenderung tidak akan mengambil risiko besar saat ini. Volume perdagangan hari ini mencapai 18% di bawah rata-rata perdagangan dalam 30 hari terakhir Raksasa telekomunikasi Jepang SoftBank Group Corp memberikan dorongan terbesar untuk indeks Nikkei 225 dengan penguatan sebesar 2,6%. Sementara itu, saham Bridgestone Corp menjadi penekan utama sektor produsen ban dengan melemah hingga 6,8%.

Produsen kosmetik Shiseido Co ditutup merosot 7,5% setelah perusahaan memangkas perkiraan laba operasional tahunan sebesar 21%. Sementara itu, Japan Display Inc. tenggelam 5,8%. Seperti yand dikutip Bloomberg, pembuat panel ini akan mendapatkan puluhan miliar yen dalam bentuk pinjaman dan jaminan pinjaman dari pemerintah Innovation Networtk Corp of Japan.

Sementara itu, data pemerintah Jepang menunjukkan tingkat pesanan mesin inti, yang merupakan indicator utama belanja modal, naik 8,3% pada bulan Juni, jauh di atas perkiraan median dalam survei Reuters yang mencapai 3,1%.