Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham Asia Melambung

rifanfinancindo

Rifan Financindo – Semarang,?Saham Asia melompat ke level ke 11-bulan tertinggi seiring lebih lemanyah dari perkiraan pertumbuhan AS menambahkan tanda-tanda Federal Reserve tidak akan terburu-buru untuk menaikkan suku bunga sehingga meningkatkan permintaan untuk aset berisiko.

Indeks MSCI Asia Pacific menguat untuk sesi keenam berturut-turut, naik 0,8 persen ke level 137,43 pada pukul 16:00 sore waktu Hong Kong. Indeks Topix memangkas kerugian seiring investor menunggu Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe untuk merilis rincian dari paket belanja sebesar 28 triliun ? ($ 273 miliar), pada hari Selasa. Perusahaan Cina yang terdaftar di Hong Kong rally setelah kenaikan yang tak terduga dari indeks pabrik swasta, sedangkan indeks komposit Shanghai merosot di tengah berlanjutnya kekhawatiran atas rencana untuk tindakan keras pada produk wealth management.

Indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,2 persen, sedangkan indeks komposit Shanghai turun 0,9 persen. Indeks Kospi Korea Selatan menguat 0,7 persen ke posisi tertinggi delapan bulan. Australia S & P / ASX 200 Index naik 0,5 persen seiring melonjaknya saham-saham komoditas dan S & P / NZX 50 Index Selandia Baru menguat 0,1 persen ke level rekor. IHSG memimpin kenaikan pada indeks regional dengan melambung 2,8 persen ke level tertinggi dalam 15-bulan.

Saham China jatuh ke dekat level penutupan terendah satu bulan pada hari Senin menyusul terpukulnya sentimen investor oleh tindakan keras regulator ‘pada spekulasi serta gelombang terbaru dari penawaran umum perdana (IPO).

Indeks Blue-chip CSI300 turun 0,8 persen untuk ditutup di level 3,176.81 poin, sedangkan Shanghai Composite Index SSEC kehilangan 0,9 persen untuk mengakhiri hari di level 2,953.39.

Pengawas sekuritas China baru-baru ini memperketat aturan lebih terhadap hedge fund, membatasi bisnis shadow banking dari reksa dana rumah dan sedang menyiapkan aturan yang bertujuan untuk membatasi arus uang dari bank ke pasar saham melalui produk wealth management.