Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham Asia Mayoritas Anjlok | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifan Financindo – Semarang, Saham Jepang turun, menghentikan reli 11-harinya, karena harga minyak mentah merosot dan yen menguat, membebani prospek pendapatan eksportir.

Indeks acuan Topix turun 0,5 persen pada 09:04 pagi di Tokyo, setelah naik Jumat kemarin ke level tertinggi sejak Bank of Japan memperkenalkan suku bunga negatif pada bulan Januari. Hampir dua saham jatuh untuk setiap saham yang naik, sementara yen menguat 0,5 persen terhadap dolar.

Sebagian besar saham Asia jatuh karena kekhawatiran tentang kesepakatan OPEC membebani produsen energi sementara saham Jepang menuju penurunan pertama mereka dalam 12 sesi.

Indeks MSCI Asia Pacific sedikit berubah di 135,75 pada 09:15 pagi di Tokyo, dengan sekitar dua saham jatuh untuk setiap saham yang naik. Indeks Topix Jepang turun 0,4 persen, setelah reli ke level tertingginya sejak Januari, Jumat kemarin. Minyak mentah jatuh di awal perdagangan disaat Arab Saudi untuk pertama kalinya menyarankan OPEC tidak selalu perlu untuk mengurangi produksi.

Saham Asia-Pasifik pada Jumat menyelesaikan kenaikan mingguan pertama bulan ini karena pelemahan yen mendorong keuntungan di saham Jepang dan optimisme tumbuh bahwa ekonomi AS akan mampu mengatasi biaya pinjaman yang lebih tinggi. Indeks S & P 500 naik 0,4 persen menjadi ditutup pada level tertingginya sepanjang waktu.

Saham China di Hong Kong menuju level tertingginya dalam lima minggu karena menguatnya perusahaan kereta api dan PICC Property serta Casualty Co memperpanjang kenaikan pekan lalu.

Indeks Hang Seng China Enterprises naik 0,5 persen pada 09:57 pagi waktu setempat. China Railway Group Ltd dan CRRC Corp, pembuat kereta api kecepatan tinggi, naik setidaknya 1,3 persen. PICC Property dan Casualty naik 0,9 persen, memperpanjang kenaikan sebesar 9,9 persen pekan lalu. Hong Kong Exchanges & Clearing Ltd naik 0,5 persen setelah regulator mengatakan perdagangan saham yang menghubungkan antara Hong Kong dan Shenzhen akan dimulai pada 5 Desember, mengakhiri penantian lebih dari dua tahun untuk membuka link perdagangan ekuitas kedua antara China daratan dan kota . Indeks Shanghai Composite naik 0,4 persen.

Demikian kutipan rifanfinancindo dari rfbnews.