Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham Asia Lesu

rifan financindo

Rifanfinancindo – Semarang,?Saham Asia menghijau untuk hari keempat, dengan indeks acuan regional diperdagangkan di dekat level tertinggi sembilan bulan, seiring para investor mencerna keputusan kebijakan dari Federal Reserve dan menunggu hasil dari pertemuan Bank of Japan. Saham Tokyo turun menyusul menguatnya yen.

MSCI Asia Pacific Index menguat 0,2 persen ke level 135,10 pada pukul 09:13 pagi waktu Tokyo. Indeks Topix Jepang kehilangan 0,7 persen, setelah rally 1,1 persen pada hari Rabu. ekuitas global telah berfluktuasi sebelum pertemuan kebijakan bank sentral pekan ini. BOJ diperkirakan akan menambah stimulus pada akhir pertemuan dua hari nya pada 29 Juli. The Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah pada akhir pertemuan mereka kemarin.

The Fed mengatakan risiko terhadap ekonomi AS telah mereda seiring bank sentral mencermati situasi pasca keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa. Ketua Janet Yellen telah berulang kali menyatakan bahwa Fed kemungkinan akan menaikkan biaya pinjaman secara bertahap. Di Jepang, para pedagang melihat ke depan untuk peninjauan kebijakan moneter besok, setelah Perdana Menteri Shinzo Abe mengumumkan paket fiskal-stimulus melebihi 28 trililun ? ($ 265 miliar) dalam upaya untuk melejitkan ekonomi negeri sakura itu.

Indeks Kospi Korea Selatan naik tipis 0,1 persen. Australia S & P / ASX 200 Index menguat 0,3 persen. S & P / NZX 50 Index Selandia Baru tergelincir 0,2 persen. Pasar di China dan Hong Kong belum memulai trading saat berita ini diterbitkan.

Saham China menuju penurunan dua hari terbesar dalam lebih dari sebulan di tengah kekhawatiran tentang regulator yang berencana untuk membatasi penggunaan dana produk wealth-management dalam investasi saham.

Shanghai Composite Index turun 0,4 persen setelah jatuh 1,9 persen pada hari Rabu, yang merupakan penurunan terbesar dalam enam minggu, sedangkan t Indeks perusahaan kecil ChiNex memperpanjang penurunan 5,5 persen mereka kemarin.

Shanghai Composite diperdagangkan di level 2,979.71 pada pukul 09:35 pagi waktu Shanghai. Indeks ChiNext turun 0,2 persen, sedangkan Hang Seng China Enterprise Index untuk perusahaan daratan di Hong Kong turun 0,8 persen. Indeks Hang Seng melemah 0,6 persen.

Saham Tokyo jatuh, dengan saham perbankan merosot sebelum keputusan Bank of Japan pada stimulus moneter besok seiring menguatnya yen setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga tidak berubah.

Indeks Topix turun 0,9 persen ke level 1,310.36 pada istirahat perdagangan di Tokyo hari ini, dengan semua kecuali empat dari 33 kelompok industri yang ada berwarna merah. Nikkei 225 Stock Average kehilangan 0,7 persen. Yen naik 0,3 persen ke level 105,06 dolar setelah Fed menegaskan pendekatan bertahap untuk pengetatan kebijakan moneter, memberikan keraguan pada kesediaan para pejabat ‘untuk menaikkan biaya pinjaman sebelum akhir tahun.

Pasar Jepang cenderung berfluktuasi dalam beberapa pekan terakhir menyusul berbagai laporan tentang program pelonggaran moneter bank sentral. Pejabat BOJ sedang melihat beberapa proposal untuk stimulus lebih lanjut, surat kabar Nikkei mengatakan Rabu. Sementara obligasi perpektual, atau helicopter money, sebuah ide yang muncul dari seorang penasehat Perdana Menteri Shinzo Abe, ditolak oleh gubernur bank sentral Haruhiko Kuroda dalam sebuah wawancara BBC yang disiarkan pekan lalu. BOJ memulai pertemuan hari ini, dengan keputusan akan diumumkan pada hari Jumat.