Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham Asia Ditutup Naik, Eropa Mengikuti

rifan financindo

Rifan Financindo Berjangka – Semarang,?Saham Jepang membukukan kenaikan terbesarnya dalam hampir lima bulan terakhir, terkait kemenangan pemilu dari Perdana Menteri Shinzo Abe memicu optimisme bahwa stimulus pemerintah akan datang lebih cepat dari yang diharapkan.

Indeks Topix menguat 3,8 persen ke 1,255.79, kenaikan terbesar sejak 15 Februari, karena Abe mengatakan dia akan memerintahkan untuk dilakukan penyusunan paket stimulus ekonomi besok. Seseorang analis mengatakan bahwa Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda bertemu dengan mantan Ketua Federal Reserve Ben S. Bernanke untuk makan siang di Tokyo pada hari Senin, hal tersebut juga meningkatkan pengurangan spekulasi. Saham Jepang lebih diuntungkan karena data payroll AS yang lebih baik dari perkiraan membantu memacu reli ekuitas global.

Ekuitas Eropa melanjutkan reboundnya untuk hari ketiga karena optimisme atas prospek pertumbuhan global dan stimulus di Jepang mengangkat sentimen investor.

Indeks Stoxx 600 Eropa naik 0,8 persen pada 08:06 pagi di London, dengan bank-bank dan produsen komoditi memimpin kenaikan. Indeks acuan reli pada hari Jumat kemarin, memangkas penurunan mingguan, setelah data payroll AS raih kenaikan terbesarnya sejak Oktober dan bank Italia pulih dari kerugiannya. Di Jepang, partai yang berkuasa mencetak kemenangan dalam pemilihan majelis tinggi hari Minggu, beralih fokus ke rencana Perdana Menteri Shinzo Abe untuk stimulus fiskal.

Ekuitas rebound pasca penurunan di awal pekan lalu di tengah kekhawatiran atas kekuatan dari sistem perbankan Italia dan dampak dari jajak pendapat Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa. Pemberi pinjaman dalam Stoxx 600 jatuh pada tanggal 6 Juli ke level terendahnya sejak puncak krisis di kawasan itu pada 2011, sektor asuransi jatuh hampir ke tiga tahun terendahnya, dan saham terkait properti di Inggris jatuh karena beberapa dana ditangguhkan penarikannya.

Saham China ditutup naik pada hari Senin, beberapa saham menghapus keuntungan awal tetapi masih selesai dengan kenaikan.

Indeks CSI300 dari perusahaan-perusahaan terbesar yang terdaftar di Shanghai dan Shenzhen naik 0,3 persen, ke 3,203.33, sementara indeks komposit Shanghai naik 0,2 persen, ke 2,994.92 poin.

Saham mulai meningkat pada sesi pagi terkait data inflasi yang dirilis akhir pekan lalu, seperti yang dikatakan analis untuk meningkatkan harapan bahwa pemerintah akan mengumumkan stimulus lebih lanjut di paruh kedua 2016. Tingkat inflasi tahunan pada bulan Juni adalah 1,9 persen, tingkat terendah sejak Januari.

Bursa saham Asia naik tajam dalam empat bulan terakhir setelah laporan pekerjaan AS yang kuat memacu optimisme bahwa ekonomi terbesar dunia tersebut dapat mendukung pertumbuhan global. Ekuitas Jepang mengalami reli terbesar sejak Februari, sementara India dan Thailand berada di puncak untuk memasuki bull market.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 2,1 persen, terbesar sejak 17 Maret, ke 130,88 pada pukul 16:00 sore di Hong Kong. Indeks Topix Jepang melonjak 3,8 persen akibat pelemahan yen setelah rilis data AS. Koalisi Perdana Menteri Shinzo Abe mencetak kemenangan meyakinkan dalam pemilihan majelis tinggi pada hari Minggu, membuka jalan bagi stimulus fiskal lebih lanjut. Indeks Hang Seng Hong Kong ditutup naik 1,5 persen.

Indeks ekuitas Asia Pacific pulih setelah pekan lalu jatuh 1,1 persen di tengah kekhawatiran baru kejatuhan dari referendum Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa akan memperlambat pertumbuhan internasional. Sementara kesempatan Federal Reserve untuk meningkatkan biaya pinjaman tahun ini naik menjadi 21 persen setelah rilis data pekerjaan, menurut kontrak berjangka, dampak Brexit telah membuat kemungkinan menjadi rendah, mendukung aset emerging market.