Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham Asia Ditutup Menurun Dan Berlanjut Penurunan | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifan Financindo – Semarang, Bursa saham Hong Kong berakhir sedikit lebih rendah pada hari Selasa setelah pasar China daratan melesu dan karena investor berhati-hati terhadap meningkatnya kemungkinan kenaikan suku bunga AS pada bulan Desember.

Indeks Hang Seng turun 0,2 %, ke level 23,565.11, sedangkan Indeks China Enterprises juga melemah 0,2 %, ke level 9,837.70 poin.

Pada hari itu, para investor China membeli sekitar 1,3 miliar yuan dari saham Hong Kong melalui skema Shanghai-Hong Kong Connect.

Saham sektor jasa mengalami rally, saham material naik seiring upaya China untuk memangkas kapasitasnya disebabkan karena kekurangan pasokan bahan baku, sementara saham energi terkoreksi menyusul lonjakan pada hari Senin.

Saham Jepang turun dari hampir lima bulan tertingginya karena penguatan yen, membebani prospek bagi eksportir seiring musim labayang akan berlangsung. Produsen minyak menurun setelah minyak mentah diperdagangkan di bawah $ 50 per barel.

Indeks Topix turun 0,2 persen pada 09:11 pagi di Tokyo, jatuh dari level penutupan tertinggi sejak 31 Mei. Yen menguat terhadap dolar karena variasi perkiraan dari raksasa industri AS dan penurunan kepercayaan konsumen AS yang menimbulkan kekhawatiran atas kecepatan pertumbuhan di negara dengan ekonomi terbesar di dunia tersebut. Investor akan terus mengawasi pendapatan domestik untuk mengukur kesehatan perusahaan-perusahaan Jepang, dengan lebih dari 350 perusahaan di Topix yang bersiap untuk memberikan laporannya minggu ini. Perusahaan dari Nintendo Co sampai Canon Inc akan memberikan laoprannya di hari Rabu ini.

Sebagian besar saham-saham di Asia melemah, mengikuti penurunan pada ekuitas AS, terkait jatuhnya perusahaan energi dengan minyak dan laba dari Apple Inc. yang mengecewakan sehingga  membebani pemasok di wilayah ini.

Indeks MSCI Asia Pacific turun  kurang dari 0,1 persen ke 140,40 pada 09:06 pagi di Tokyo, dengan lebih dari dua saham jatuh untuk setiap saham yang naik. Perusahaan energi memimpin kerugian di antara 11  kelompok industri lainnya, sementara Samsung Electronics Co melemah setelah Apple melaporkan penurunan harga untuk smartphone dan meramalkan profitabilitas yang lebih rendah dari perkiraan selama masa liburan. Indeks Topix Jepang turun terkait penguatan yen menguat, sedangkan data menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan konsumen AS turun lebih dari perkiraan pada bulan Oktober.