Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham Asia Dibuka Bervariasi | RIFANFINANCINDO

rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifanfinancindo – Semarang, Saham-saham Hong Kong menguat, dengan indeks acuan menguat tajam dalam sebulan, karena bank memimpin reli oleh perusahaan China setelah indikator teknis mengisyaratkan kerugian baru-baru terlalu berlebihan.

Indeks Hang Seng naik 0,8 persen menjadi 21,754.74 pada penutupan perdagangan, rebound dari level terendah lima bulan. China Construction Bank Corp melonjak tajam dalam 10 bulan, sementara saham Tencent Holdings Ltd. melonjak 2,2 persen. Cheung Kong Property Holdings Ltd. turun untuk hari keenam. Indeks Shanghai Composite tergelincir 0,4 persen ke level terendah sejak 31 Oktober

Indeks acuan Hong Kong telah merosot 6,6 persen dalam kuartal ini, performa terburuk di dunia setelah Filipina dan Selandia Baru, karena biaya pinjaman yang lebih tinggi mengurangi prospek pasar properti kota dan pelemahan yuan memotong permintaan luar negeri untuk aset Cina. Kekuatan relatif indeks Hang Seng turun pada awal hari Rabu ke 28,5, level terendah sejak Januari, dan di bawah level 30 yang memberi sinyal ke beberapa pedagang bahwa saham akan rebound.

Saham Jepang turun dalam perdagangan singkat akhir tahun, dengan kerugian di sektor bank dan eksportir terkemuka. Saham Toshiba Corp anjllok lebih dari 10 persen untuk hari ketiga setelah pada Selasa lalu pihaknya mengatakan kemungkinan harus mencatatkan nilai akuisisi yang dilakukan oleh Unit AS Westinghouse Electric senilai miliaran dolar.

Sekitar lima saham yang turun untuk setiap satu saham yang naik pada Indeks Topix, yang merosot setelah menghentikan penurunan selama empat hari pada Rabu. Sementara yen menguat untuk hari kedua terhadap dolar, sedangkan penjualan rumah yang tertunda di AS secara tak terduga menurun pada bulan November, laporan menunjukkan pada hari Rabu.

Indeks Topix turun 0,8 % ke level 1,523.89 pada pukul 09:48 pagi waktu Tokyo. Indeks Nikkei 225 jatuh 0,8 % ke level 19,254.52. Sementara yen menguat 0,3 % berada di level 116,91 per dolar setelah kenaikan 0,1 % pada hari Rabu.

Saham Asia mengikuti penurunan ekuitas AS dan yen menguat seiring para investor bersiap untuk menutup tahun dengan volatile untuk pasar keuangan. Sedangkan harga minyak turun dari penutupan tertinggi dalam 17 bulan terakhir.

Saham Jepang menuju penurunan terbesar mereka dalam lebih dari sebulan sementara indeks Australia turun dari level tertinggi sejak Agustus 2015. Yen menguat untuk hari kedua ditengah pelemahan dolar terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya. Minyak mentah berjangka merosot untuk pertama kalinya dalam sembilan hari terakhir, menghentikan kenaikan beruntun terpanjang sejak 2010. Indeks S & P 500 yang mengalami penurunan terbesar sejak Oktober pada hari Rabu, karena data menunjukkan tingkat hipotek yang lebih tinggi menyebabkan penurunan pada penjualan rumah yang tertunda di AS.

Perdagangan singkat di seluruh dunia selama minggu terakhir tahun ini, dengan volume minyak mentah, ekuitas dan mata uang semua di bawah rata-rata. Investor menjual ekuitas AS pada tingkat tercepat sejak sebelum pemilu kejutan Donald Trump, pemangkasan rally pasca pemilu yang membawa indeks utama ke level tertinggi sepanjang masa. Dolar menguat ke level tertinggi dalam lebih dari satu dekade terakhir terkait spekulasi presiden yang akan datang dapat meningkatkan belanja publik.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,2 persen setelah menghentikan serangkaian kerugian ke-6 berturut-turut dengan kenaikan 0,2 persen pada hari Rabu.