Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham Asia Begerak Variatif Cenderung Naik | PT RIFAN FINANCINDO BERJANG

pt rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT Rifan Financindo РSemarang, Saham Asia naik untuk hari ketiganya, setelah indeks AS melonjak ke rekornya, di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa akan melanjutkan program pembelian aset.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,8% ke level tertinggi dalam sebulan pada 09:08 pagi di Tokyo. Ekuitas Jepang menguat untuk hari ketiga, diperdagangkan pada level tertinggi sejak Januari. Indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average naik ke tertinggi sepanjang masa Karena reli saham telekomunikasi dan properti.

Indeks S&P / ASX 200 Australia naik 1% ke level tertinggi sejak Agustus, sementara Indeks S&P / NZX 50 Selandia Baru naik 0,3%. Indeks Kospi Korea Selatan naik 1% ke level tertinggi dalam lebih dari sebulan terakhir.

Saham Jepang menguat, mengikuti gain di pasar saham global, karena investor berspekulasi Bank Sentral Eropa akan melanjutkan program pembelian obligasi bulanan guna mendorong pertumbuhan di wilayah ini.

Saham di Tokyo diperdagangkan pada level tertinggi sejak Januari pada 9:04 pagi, seiring dari lima saham naik untuk setiap satu saham yang jatuh. ECB diperkirakan Kamis untuk memperluas program pembelian obligasinya di luar Maret. indeks saham AS melonjak tajam dalam sebulan pada Rabu, mendorong rekor terbaru ditengah meredanya aksi jual obligasi, yang memicu permintaan untuk ekuitas dividen yield.

-Topix Naik 1% pada level 1,506.21

-Nikkei 225 gain 1% pada level 18,690.08

-Yen naik 0,1% ke level 113,67 per dolar

Saham-saham Hong Kong naik untuk hari kedua pada Rabu ini, terangkat oleh sektor energi dan bahan baku, tetapi perdagangan ringan karena investor berhati-hati menjelang pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa pada hari Kamis besok.

Kedua indeks acuan, indeks Hang Seng dan Indeks Hong Kong China Enterprises naik 0,6 persen, ke 22,800.92 poin dan 9,829.58 poin.

Investor menunggu hasil pertemuan ECB terkait ancaman langsung dari ketidakstabilan keuangan dan politik di Italia mengikuti melemahnya permasalahan referendum di negara tersebut.

 Pasar saham Asia pagi hari ini dibuka menguat lebih dari satu persen setelah sejumlah saham di Asia mengekor sejumlah saham-saham Amerika Serikat yang mencatatkan rekor tertinggi pada penutupan Rabu kemarin.

Dilansir dari laman CNBC, pada Kamis 8 Desember 2016, indeks Nikkei 225 Jepang naik sebesar 1,2 persen. Kenaikan tersebut mengabaikan sejumlah data ekonomi Jepang yang melemah akibat penguatan mata uang yen terhadap dolar AS.

Dalam rilis yang disampaikan badan statistik Jepang, pada kuartal III-2016 pertumbuhan ekonomi negeri Sakura tersebut direvisi turun menjadi sebesar 1,3 persen year on year, angka tersebut lebih rendah dari proyeksi awal sebesar 2,2 persen.

Kemudian, indeks Kospi Korea Selatan pada pembukaan pagi ini juga mengikuti saham di AS dengan menguat sebesar 1,09 persen. Lalu, untuk indeks saham Australia ASX 200 naik 1,07 persen yang ditopang oleh semua sub indeks.

Sebelumnya, pada penutupan Rabu, Dow Jones Industrial Average ditutup naik 1,55 persen pada level 19.549,62, S&P 500 menguat 1,32 persen menjadi 2.241,35 dan indeks komposit Nasdaq naik 1,4 persen di level 5.393,76. Capaian itu terus meningkat sejak pemilu AS berlangsung.