Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham AS Lebih Rendah | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifanfinancindo – Semarang,?Saham AS berakhir lebih rendah pada Rabu ini, dan Indeks Dow dan S & P 500 ditutup melemah untuk bulan Agustus, seiring harga minyak jatuh dan data ekonomi yang mengharapkan untuk mendukung kenaikan suku bunga Federal Reserve pada tahun ini.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 53,42 poin atau 0,3 %, menjadi ditutup pada level 18,400.88, dengan saham Chevron Corp memimpin penurunan. Blue-chip rata-rata berakhir dengan kerugian bulanan sebesar 0,2 %. Indeks S & P 500 ditutup anjlok 5,18 poin atau 0,2 %, berada di level 2,170.94, dengan sektor energi dan material memimpin indeks lebih rendah, untuk kerugian bulanan 0,1 %. Indeks Nasdaq Composite menguat 9,77 poin atau 0,2 %, menjadi ditutup pada level 5,213.22, dan satu-satunya indeks utama untuk mengakhiri bulan Agustus dengan keuntungan 1 %.

Saham Asia fluktuatif, setelah ditutup dengan kenaikan bulanan kemarin, seiring jatuhnya saham komoditas setelah aksi jual di perusahaan energi AS dan investor menunggu laporan pekerjaan AS.

MSCI Asia Pacific Index turun kurang dari 0,1 persen ke level 137,98 pada pukul 09:16 pagi waktu Tokyo, setelah naik kurang dari 0,1 persen. Indeks naik 1,2 persen bulan lalu, menyusul lonjakan 5,8 persen pada bulan Juli. Indeks Topix Jepang naik 0,1 persen seiring yen diperdagangkan di level 103,19 terhadap dolar, stabil setelah penurunan beruntun terpanjang sejak Maret. indeks saham energi turun 0,3 persen setelah Administrasi Informasi Energi menunjukkan stok minyak mentah naik 2,28 juta barel, lebih dari kenaikan 1,3 juta barel diproyeksikan oleh analis.

Gains ekuitas Asia pada bulan Agustus didorong oleh rebound di saham Jepang setelah meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga AS mendorong dolar dengan nelemahkan yen sehingga menguntungkan saham eksportir. Investor sekarang mengalihkan fokus ke data pekerjaan AS yang akan dirilis pada hari Jumat, laporan ekonomi utama yang bisa membuat Federal Reserve untuk mengambil tindakan ketika ulasan kebijakan moneter tiga minggu kemudian.

Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,7 persen. Australia S & P / ASX 200 Index melemah 0,2 persen. S & P / NZX 50 Index Selandia Baru kehilangan 0,3 persen. Pasar di China dan Hong Kong belum memulai trading saat berita ini diturunkan.