Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham AS Bervariasi Di Dongkar Saham Teknologi | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifan Financindo – Semarang, Kurs dolar AS diperdagangkan bervariasi (mixed) terhadap mata uang utama lainnya pada Selasa (Rabu pagi WIB, 28/12/2016), karena investor mempertimbangkan data ekonomi negara itu setelah liburan Natal.

Indeks Kepercayaan Konsumen Conference Board datang di 113,7 pada Desember, naik dari 109,4 pada November, mengalahkan konsensus pasar sebesar 108,5. Perkiraan terbaru itu juga merupakan yang tertinggi sejak Agustus 2001.

Greenback tetap stabil di tengah perdagangan tipis setelah liburan Natal. Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,06 persen menjadi 103,030 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,0455 dolar dari 1,0448 dolar, dan pound Inggris naik menjadi 1,2280 dolar dari 1,2274 dolar. Dolar Australia naik menjadi 0,7185 dolar dari 0,7169 dolar.

Dolar dibeli 117,46 yen Jepang, lebih tinggi dari 117,25 yen di sesi sebelumnya. Dolar tetap datar di 1,0279 franc Swiss, dan naik tipis menjadi 1,3567 dolar Kanada dari 1,3545 dolar Kanada.

Saham AS naik di perdagangan lambat pasca liburan seiring kenaikan pada perusahaan teknologi dan reli pada saham konsumen setelah rilis data ekonomi mengenai kepercayaan konsumen.

Indeks S & P 500 Index naik 0,2 persen ke 2,268.88, terkait peningkatan volatilitas dan dolar. Indeks acuan mengakhiri sesi di 0,1 persen dari level rekor penutupannya pada tanggal 13 Desember, sedangkan Indeks Dow Industrial berada dekat level 20.000, naik 11 poin ke 19,945.04.

Wall Street naik tipis di perdagangan pertama pasca Hari Raya Natal. Saham-saham teknologi naik cukup tinggi.

Volume perdagangan menyentuh titik terendahnya tahun ini. Transaksi juga diperkirakan sepi hingga tutup tahun 2016.

“Data di sektor konsumer menunjukkan biasa saja, laba emiten bisa naik dikit, tapi tentunya tidak akan tinggi,” kata Phil Blancato, CEO Ladenberg Thalmann Asset Management di New York, seperti dikutip dari Reuters, Rabu 28/12/2016).

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones naik tipis 11,23 poin (0,06%) ke level 19.945,04, Indeks S&P 500 bertambah 5,09 poin (0,22%) ke level 2.268,88 dan Indeks Komposit Nasdaq menguat 24,75 poin (0,45%) ke level 5.487,44.

Sebanyak 4,13 miliar lembar saham diperdagangkan di bursa Paman Sam, jauh lebih rendah dari rata-rata harian 7,27 miliar lembar.