Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saham Apple Jeblok, Wall Street Ikut Negatif

A trader works on the floor of the New York Stock Exchange shortly after the opening bell in New York

Rifan Financindo Berjangka – Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) berakhir negatif pada perdagangan Selasa. Kondisi ini salah satunya diakibatkan oleh anjloknya saham Apple ke posisi terendahnya dalam 6 bulan terakhir.

Wall Street sudah 3 hari berturut-turut sejak Jumat akhir pekan lalu. Investor juga masih mengkhawatirkan soal rencana kenaikan bunga acuan oleh bank sentral AS, The Fed.

Untuk Apple, saham produsen iPhone ini turun 3,21% ke US$ 114,64 per lembar. Penurunan saham Apple ini menjadi pendorong turunnya bursa.

Pelemahan ekonomi China yang diprediksi bakal menurunkan penjualan iPhone dkk, berkontribusi menekan saham Apple.

“Apple menjadi penggerak pelemahan pasar hari ini. Tapi bila anda melihat sektor-sektor yang ada, hampir seluruhnya turun,” kata Analis, Alan Gayle, dilansir dari Reuters, Rabu (5/8/2015).

Saham-saham bergerak negatif juga karena berita dari Presiden The Fed Atlanta, Dennis Lockhart, yang mengatakan September adalah waktu yang tepat untuk menaikkan bunga acuan.

Indeks Dow Jones turun 0,27% ke 17.550,69. Indeks S&P 500 turun 0,22% ke 2.093,32. Sementara indeks Nasdaq turun 0,19% ke 5.105,55.

Ada sekitra 6,4 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Di bawah rata-rata harian sebanyak 7 miliar lembar saham bulan ini.

(dnl/dnl)