Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Saat Jokowi Blak-blakan Bosan ‘Main Halus’

Image result for jokowi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) buka suara alasannya menggunakan narasi yang terkesan menyerang lawan politiknya. Bagi Jokowi tidak masalah jika sesekali harus bermain ‘keras’.

“Ya masak suruh halus terus? Ya kadang-kadang kita kan bosan. Bolehlah keras-keras sedikit-sedikit tidak apa,” ujar Jokowi kepada wartawan di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (3/2/2019).

Serangan keras Jokowi seperti membantah Indonesia akan bubar dan punah, tidak ingin menyamakan Indonesia dengan Haiti, hingga menyerang statement kubu Prabowo Subianto. Menurutnya, tidak masalah selama yang disampaikan fakta.

“Yang paling penting menyampaikan fakta, yang paling penting menyampaikan data, yang paling penting bukan menyampaikan semburan dusta, yang paling penting bukan menyampaikan semburan kebohongan, yang paling penting bukan menyampaikan semburan hoax,” ujar Jokowi.

Tujuannya, memberikan semangat pendukungnya. Ia berharap adanya militansi dari pendukung.

“Ya tujuannya memberikan semangat kepada relawan yang dalam dua hari ini yang menyampaikan dukungan kepada kita. Memang perlu militansi dalam setiap kita bekerja,” jelas Jokowi.

Namun, Jokowi membantah apabila menyerang lawan politiknya. “Serangan apa? Nggak ada. Serangan apa enggak ada. Nggak ada,” tegas dia.

Dilain kesempatan, Jokowi menegaskan jika pernyataan yang menyerang kubu lawan memang diperlukan. Hal itu dilakukan Jokowi sebagai bentuk ofensif terhadap isu yang dialamatkan ke dirinya. Dia mengatakan tak mau hanya berdiam saja.

“Ya kampanye kan perlu ofensif, masa kita 4 tahun suruh diam saja. Ya nggaklah. Jadi 4 tahun diam, masa suruh neruskan,” kata Jokowi di kediaman Akbar Tandjung, Jl Purnawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (5/2).

Salah satu pernyatannya Jokowi yang dinilai menyerang kubu lawannya yakni, ada tim sukses yang mencoba mengadu domba dengan menggunakan propaganda ala Rusia. Istilah ‘propaganda Rusia’ ini kemudian ramai ditanggapi, termasuk pemerintah Rusia sendiri.

Terkait istilah propaganda Rusia itu, Jokowi menegaskan hal itu hanya terminologi dari artikel yang dia baca di Reins Corporation. Tidak ada hubungannya degan negara Rusia.

“Sehingga ya memang tulisannya seperti itu, bahwa yang namanya semburan kebohongan, semburan dusta, semburan hoaks itu bisa mempengaruhi dan membuat ragu dan membuat ketidakpastian. Dan itu biasanya di negara-negara lain tanpa didukung oleh data-data yang konkret ya memang seperti itu,” jelas Jokowi.

“Sekali lagi ini bukan urusan negara kita denga Rusia,” imbuhnya.

Baca juga:

pt rifan financindo

rifanfinancindo

rifan financindo

Sumber : Detik

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Leave a Reply