Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Rupiah Menguat Dibantu Surplus Neraca Perdagangan

Pada perdagangan Jumat ini nilai tukar rupiah terpantau mengalami peningkatan yang cukup baik terhadap dollar AS(03/01). Mata uang lokal ini menguat dan mengarah untuk membukukan peningkatan mingguan untuk pertama kalinya sejak Oktober terhadap dollar AS. Surplus neraca perdagangan yang terjadi pada bulan November lalu mengangkat sentiment para pelaku pasar terhadap mata uang ini.

BPS mengeluarkan data Inflasi di 2013 yang ?naik hingga 8.38 persen. Angka ini jauh dari target inflasi dalam APBN-P 2013 yang dipatok 7.2 persen.

Tingkat inflasi di tahun 2013 ini sendiri merupakan yang paling tinggi dalam lima tahun belakangan, atau sejak tahun 2008. Di tahun 2008 saat terjadinya badai krisis ekonomi global inflasi di dalam negeri melambung hingga mencapai angka 11.06 persen.

Akan tetapi data pada hari yang sama juga menunjukkan harapan perbaikan. Pada bulan November lalu terjadi surplus perdagangan sebesar 777 juta dollar. Surplus ini merupakan yang paling besar dalam 20 bulan belakangan.

Hari ini rupiah tampak cukup berjaya. Mata uang ini mengalami kenaikan sebesar 25 poin dan diperdagangkan pada posisi 12130 per dollar. Dibandingkan dengan pekan lalu mata uang ini telah mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan melanjutkan penguatannya, setidaknya akan bertahan di teritori positif. Untuk hari ini rupiah diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 12100 ? 12250 per dollar AS.