Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Ringkasan Kalender Forex Minggu Lalu

Rifan Financindo Berjangka – Kita perlu melihat pada event-event utama yang menggerakkan pasar minggu yang lalu supaya bisa mengikuti perkembangan kenaikan atau penurunan yang terjadi dari indikator utama yang ada dalam kalender forex dan memiliki pandangan kedepan.

Berikut ini adalah ringkasan event-event utama yang menggerakkan pasar minggu yang lalu:

Federal Reserve menurunkan outlook ekonominya ditengah data pertumbuhan yang lemah. The Fed mengakui kelemahan yang terjadi baru-baru ini di kuartal pertama dan menghubungkannya dengan faktor-faktor sementara. Inflasi akan naik kembali ke 2% dan pasar tenaga kerja harus kembali membaik lebih lanjut sebelum kenaikan tingkat bunga diumumkan. Namun, the Fed percaya ekonomi AS akan mengalami rebound di kuartal yang kedua. Sementara itu, klaim pengangguran yang dirilis pada hari Kamis minggu yang lalu, mengejutkan pasar dengan penurunan sebanyak 34.000 di dalam jumlah klaim. Pemenang terbesar adalah euro, yang menembus garis kritis resistan dan nampaknya tidak bisa dihentikan. Data yang buruk menekan poundsterling yang menuju ke pemilu dan bank-bank sentral membebani kiwi dan Aussie.

Hal-hal yang positip yang terjadi pada minggu lalu:

  1. Initial jobless claims turun ke 262.000 dibandingkan dengan yang diperkirakan sebesar 290.000, angkat terendah selama 15 tahun.?
    2. Pending home sales naik 13.4% y/o/y dibandingkan dengan yang diperkirakan kenaikan sebesar 5.1%.
    3. Consumer spending naik 1.9% di kuartal pertama, lebih baik dari yang diperkirakan.
    4. Indeks S&P/Case-Shiller meningkat 5% y/o/y, dibandingkan dengan yang diperkirakan sebesar 4.7%, penambahan terbesar sejak bulan Agustus.?
    5. Jasa PMI sementara muncul di 57.8, sedikit lebih rendah dari yang diperkirakan tetapi masih kuat.
    6. PMI Chicago muncul di 52.3 dibandingkan dengan yang diperkirakan sebesar 50.
    7. Employment cost index naik 0.7% di kuartal pertama dibandingkan dengan yang diperkirakan kenaikan sebesar 0.6%.

Hal-hal yang negatip yang terjadi pada minggu yang lalu:

  1. GDP Kuartal pertama hanya naik 0.2% dibandingkan dengan yang diperkirakan kenaikan sebesar 1%.
    2. Tingkat homeownership AS dikuartal pertama turun menjadi 63.7% dibandingkan dengan 64.8% setahun yang lalu. Rata-rata selama 50 tahun adalah sebesar 65.3%.
    3. Ford, Toyota, Fiat/Chrysler dan Nissan tidak sesuai dengan perkiraan.
  2. Consumer Confidence muncul di 95.2, dibawah ekspektasi sebesar 102.2.
    5. Survei Dallas Fed manufaktur muncul di -16 dibandingkan dengan yang diperkirkan sebesar -12.
    6. PMI manufaktur Cina tetap datar disekitar garis 50.1, tidak berubah. PMI jasa turun ke 53.4 dari 53.7 dan sekarang berada pada level terendah sejak Desember 2008.