Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Lanjutan Pelemahan Saham Asia | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifan Financindo – Semarang, Saham Cina di Hong Kong menuju kenaikan mingguan terbesar sejak pertengahan Agustus seiring penguatan harga minyak yang lebih tinggi melambungkan saham produsen energi.

Hang Seng China Enterprises Indeks telah rally 4 persen minggu ini dan turun 0,1 persen pada pukul 9:31 pagi waktu setempat. China Oilfield Services telah melonjak 19 persen, berkinerja terbaik kedua di Asia, sementara PetroChina Co dan CNOOC Ltd menuju kenaikan terbesar mingguan mereka setidaknya sejak Maret seiring minyak mentah diperdagangkan di atas $ 50 per barel. Investor tidak terhalang oleh kurangnya perdagangan di seberang perbatasan di daratan, di mana pasar keuangan telah ditutup sepanjang minggu. Hong Kong akan ditutup pada hari Senin, ketika pasar Cina dibuka kembali.

Minyak telah naik sekitar 13 persen sejak Organisasi Negara Pengekspor Minyak pada 28 September lalu setuju untuk memangkas produksi untuk pertama kalinya dalam delapan tahun. Minggu ini reli dengan saham China H membantu indeks naik kembali ke wilayah positif untuk tahun ini, dengan keuntungan 3 persen. Sebaliknya, indeks komposit Shanghai masih turun 15 persen. Saham di Hong Kong merosot lebih rendah pada hari Jumat setelah pound anjlok 6,1 persen dan pedagang bersiap untuk rilis data pekerjaan AS yang mungkin akan memperkuat kasus untuk peningkatan suku bunga AS tahun ini.

Hang Seng Index turun 0,2 persen, memangkas kenaikan mingguan menjadi 2,6 persen. Seiring dengan perusahaan-perusahaan energi, Galaxy Entertainment Group Ltd dan China Life Insurance Co menjadi pemain terbaik selama rentang seminggu ini. China Resources Land Ltd telah jatuh 5,8 persen untuk memimpin saham pengembang daratan ke level yang lenih rendah setelah kota mengumumkan pembatasan untuk mengatasi lonjakan harga rumah.

Saham Jepang jatuh untuk pertama kalinya dalam lima hari seiring menguatnya yen dan investor mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga AS sebelum rilis data payrolls AS.

Indeks Topix turun 0,3 persen ke level 1,349.77 pada jam istirahat perdagangan di Tokyo setelah naik 2,4 persen selama empat hari sebelumnya sementara Nikkei 225 melemah 0,2% ke level 16,869.09. Yen rebound dari rentetan penurunan terpanjangnya terhadap dolar sejak Juli 2014. Serangkaian data ekonomi yang mengalahkan estimasi dan komentar hawkish dari pejabat Federal Reserve telah mendukung harapan untuk kenaikan suku AS tahun ini sehingga melemahkan mata uang Jepang selama delapan hari beruntun sampai hari Kamis.

Citigroup Inc menurunkan rekomendasinya terhadap ekuitas Jepang pada hari Kamis menjadi underweight dari neutral, menyebutkan ekspektasi untuk yen. Grup itu menyarankan investor untuk mencari strategi tanpa hedging mata uang dan untuk fokus pada sektor-sektor yang cenderung bereaksi positif terhadap kenaikan harga minyak. Minyak mentah Brent telah naik 14 persen dalam dua minggu terakhir.