Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Rebound Dollar Kembali Jatuhkan Harga Minyak Mentah

oil-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Harga minyak mentah di bursa komoditas Amerika Serikat kembali melemah signifikan pada akhir perdagangannya Jumat dini hari (20/3). Harga bergerak di teritori negatif setelah pada perdagangan sebelumnya sempat mengalami penutupan naik tajam. Dollar yang rebound membuat harga minyak kembali terseret melemah.

Adanya kepastian mengenai kondisi pasokan juga menjadi penyebab anjloknya harga minyak mentah. Wakil Kuwait di OPEC menyatakan bahwa organisasi negara eksportir minyak mentah tersebut tidak memiliki pilihan selain tetap memproduksi meskipun pasar minyak mentah telah mengalami kelebihan pasokan.

Pada perdagangan tadi malam nilai tukar dollar kembali naik terhadap rival-rivalnya. Pada perdagangan sebelumnya nilai tukar mata uang Amerika Serikat tersebut sempat terpukul akibat koreksi terbesar dalam 18 bulan belakangan.

Harga minyak mentah berjangka jenis WTI untuk kontrak April yang merupakan kontrak paling aktif saat ini ditutup dengan pelemahan sebesar 70 sen atau 1,57 persen di level 43,96 dollar per barel. Harga minyak mentah sempat mengalami pelemahan ke posisi harian terendah 42,75 dollar per barel.

Sementara itu harga minyak mentah Brent untuk kontrak bulan Mei terpantau turut mengalami penurunan sebesar 1,50 dollar pada harga 54,46 dollar per barel. Harga minyak mentah sempat mengalami penurunan ke bawah level 54 dollar pada perdagangan malam tadi.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini berpotensi untuk melanjutkan pelemahannya. Dominannya sentiment negatif penguatan dollar AS? menjadi faktor utama yang menekan harga komoditas tersebut.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI kontrak April diperkirakan akan mengalami level resistance di 45,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 47,00 dollar. Jika terjadi pelemahan harga akan menemui support pada posisi 42,00 dollar dan 40,00 dollar.