Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Proyeksi Mingguan EURUSD

Pada perdagangan valuta asing di hari Senin(24/10) mata uang euro diperdagangkan jatuh terhadap dolar AS dimana permintaan greenback didorong oleh laporan sentiment konsumen pekan lalu.

Selama berlangsungnya perdagangan, EURUSD diperdagangkan melemah 0.38% di level 1.2759.

Pasangan mempunyai level support di level 1.2625, dan level resistant di level 1.2843.

Pemerintah Jerman memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk tahun ini dan berikutnya pada hari Selasa, setelah data terakhir menunjukkan melemahnya ekspor dan produksi industri.

Ekonomi terbesar di kawasan euro sekarang mengharapkan pertumbuhan 1,2% tahun ini turun dari 1,8% sebelumnya dan pertumbuhan 1,3% pada 2015, turun dari 2%.

Pada hari Kamis, pejabat Bank Sentral Eropa Ewald Nowotny mengatakan bank masih memiliki peluang untuk lebih tindakan untuk mengatasi inflasi melambat di kawasan euro, tetapi menambahkan bahwa ekonomi zona euro tidak perlu langkah-langkah darurat.

Dalam beberapa bulan terakhir ECB telah memangkas suku bunga ke rekor terendah, memberikan pinjaman empat tahun baru untuk bank dan mengumumkan rencana untuk membeli efek beragun aset, suatu bentuk pelonggaran kuantitatif, dalam upaya untuk menopang perekonomian kawasan euro yang berusaha untuk bangkit.

Senin, 20 Oktober

Bundesbank Jerman akan merilis laporan bulannnya.

Selasa 21, Oktober

AS akan merilis laporan penjualan rumah yang sudah ada

Rabu, 22 Oktober

AS akan merilis laporan inflasi konsumen.

Kamis, 23 Oktober

Zona euro akan merilis laporan awal pada kegiatan sektor swasta, sementara Jerman dan Prancis juga mempublikasikan data pertumbuhan sektor swasta.

AS akan merilis laporan mingguan klaim pengangguran.

Jumat, 24 Oktober

Gfk, akan merilis laporan iklim bisnis Jerman.

AS akan merilis laporan penjualan rumah baru.